Penyakit
23-02-2018

Kardiomiopati Peripartum

Kardiomiopati peripartum adalah kelainan yang jarang terjadi dimana jantung terdiagnosis menjadi lemah saat bulan terakhir kehamilan atau dalam waktu 5 bulan setelah persalinan.

Penyebab terjadinya kardiomiopati tidak selalu diketahui. Kardiomiopati terjadi ketika ada kerusakan pada jantung sehingga otot jantung menjadi lemah dan tidak dapat memompa darah dengan efisien. Penurunan fungsi jantung ini dapat ikut mempengaruhi fungsi paru-paru, hati, dan sistem tubuh lainnya.

Gejala-gejala yang dapat ditemukan pada kardiomiopati peripartum:

  • Kelelahan
  • Rasa berdebar-debar
  • Sering berkemih saat malam hari
  • Nafas pendek saat beraktivitas dan saat berbaring datar
  • Pembengkakan pada kaki

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan antara lain foto rontgen dada dan ekokardiografi. Adakalanya bisa dilakukan biopsi jantung untuk membantu menentukan penyebab terjadinya kardiomiopati.

Penderita harus dirawat inap di rumah sakit sampai gejala-gejala akut mereda.

Karena gangguan fungsi jantung biasanya dapat membaik kembali, dan wanita biasanya masih berusia muda, semua terapi yang dapat bermanfaat dilakukan untuk menjamin kelangsungan hidup, misalnya :

  • Menggunakan pompa jantung balon 
  • Transplantasi jantung jika terjadi gagal jantung berat yang menetap
  • Pengobatan untuk memperkuat kemampuan jantung dan memompa darah, serta mengurangi beban jantung.

Penderita dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang rendah garam. Pada beberapa kasus dilakukan pembatasan cairan. Aktivitas juga dapat dibatasi jika terdapat gejala.

Wanita yang merokok dan minum alkohol disarankan untuk menghentikan kebiasaan ini karena dapat memperburuk gejala.

 

Berbagai jenis obat yang mungkin digunakan pada gangguan jantung tertentu:

Pemberian obat jantung diberikan setelah gangguan didiagnosis dan dipastikan oleh dokter. Pilihan obat disesuaikan dengan jenis gangguan dan kondisi masing-masing penderita, serta dibawah pemantauan ketat oleh dokter.

Beberapa cara pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • makan makanan dengan gizi seimbang
  • rajin olahraga untuk meningkatkan kebugaran jantung dan pembuluh darah
  • hindari rokok dan alkohol

Jika seseorang sebelumnya telah mengalami gagal jantung saat kehamilan, maka ia disarankan untuk tidak hamil lagi.

- G, Glenn. Peripartum Cardiomyopathy. Medline Plus. 2012.