Penyakit
23-02-2018

Sindroma Mallory-Weiss

Sindroma Mallory-Weiss, atau disebut juga laserasi esofagus, merupakan robekan yang terjadi pada esofagus, tetapi tidak sampai menembus dindingnya.

Sindroma Mallory-Weiss terjadi pada esofagus bagian bawah atau lambung bagian atas, yaitu di sekitar sambungan esofagus dan lambung. Gangguan ini biasanya terjadi akibat muntah-muntah, atau bisa juga cegukan, yang lama dan kuat. Laserasi esofagus bisa menyebabkan robekan pembuluh darah, sehingga menimbulkan perdarahan. Sindroma ini awalnya digambarkan pada para peminum alkohol, tetapi bisa terjadi pada siapa saja yang mengalami muntah-muntah hebat.

Sumber : www.wisegeek.com

Gejala awal yang biasanya ditemukan adalah adanya darah pada bahan muntahan. Perdarahan juga bisa tampak dari kotoran yang keluar saat buang air besar. Sindroma Mallory-Weiss merupakan penyebab sekitar 5% perdarahan pada saluran cerna bagian atas.

Diagnosa bisa dibuat dengan melakukan esofagosgastroduodenoskopi untuk melihat lokasi perdarahan, atau angiografi, yaitu dengan menyuntikan zat kontras ke dalam pembuluh darah sehingga bisa tampak dalam pemeriksaan sinar-X. Laserasi yang terjadi tidak bisa dideteksi dengan menggunakan foto rontgen biasa.

Sumber : www.endolasersurgery.com

Sebagian besar perdarahan bisa berhenti dengan sendirinya, tetapi terkadang perlu dilakukan esofagoskopi untuk menghentikan perdarahan, yaitu dengan kauterisasi pembuluh darah yang mengalami perdarahan atau dengan menyuntikan obat kedalamnya. Orang-orang yang mengalami kehilangan banyak darah membutuhkan transfusi. Pada kasus yang jarang, perdarahan mungkin perlu diatasi dengan pembedahan.

Cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya sindroma Mallory-Weiss antara lain :

  • Adanya muntah harus segera diatasi
  • Tidak minum alkohol secara berlebihan

- D, Michael C. Injury to the Esophagus. Merck Manual Home Health Handbook. 2007.

- L, George F. Mallory-Weiss Tear. Medline Plus. 2012.