Penyakit
23-02-2018

Ruam Popok (Diaper Rash/Nappy Rash)

Ruam popok  (Diaper Rash/Nappy Rash)

Adalah salah satu bentuk dari dermatitis kontak (peradangan kulit) yang disebabkan karena iritasi pada area yang tertutup oleh popok yang basah, termasuk area kulit di sekitar genital/kelamin, rektum/pantat dan abdomen. Ruam popok dapat terjadi pada bayi maupun anak kecil yang masih menggunakan popok. Penanganannya harus sesegera mungkin untuk menghindari infeksi lebih lanjut yang disebabkan bakteri, virus maupun jamur.

ruam popok (diaper rash)

 

Sumber: http://www.farmamedia.net

Save

Save

Karena Faktor-faktor:

  • Iritasi pada kulit karena kontak dengan urin dan feses dalam waktu lama
  • Tidak sering ganti popok
  • Popok yang tahan air
  • Pencucian yang tidak bersih
  • Riwayat dermatitis/penyakit infeksi kulit dalam keluarga
  • Udara yang panas dan lembab
  • Sedang dalam pengobatan menggunakan antibiotik oral

Penyebab ruam popok (diaper rash)

 

Sumber: www.geisinger.kramesonline.com

Save

Save

 

  • Eritema/kemerahan kulit pada bokong, alat kelamin, paha dan perut
  • Peradangan kulit yang sakit dan gatal
  • Sedikit berkerak
  • Pada bayi laki-laki mungkin muncul warna merah, lecet dan kadang-kadang berdarah di sekitar meatus (lubang di ujung penis)
  • Pada bayi perempuan, perlekatan tipis membran bisa terbentuk antara bibir vagina

Gejala ruam popok (diaper rash)

 

Sumber: www.rayur.com

Save

Save

Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan riwayat perjalanan penyakit dan pemeriksaan terhadap ruam. Biasanya tidak diperlukan pemeriksaan laboratorium kecuali dicurigai penyebabnya adalah infeksi jamur dan reaksi alergi. Pada kecurigaan reaksi alergi diperlukan pemeriksaan kulit untuk menentukan agen penyebab alergi.

 

 

Obat-obatan yang Digunakan

1. Salep zinc oxide dan white petrolatum

Adalah agen yang efektif untuk penanganan ruam popok. Agen ini memblok kontak antara iritan dan kulit, sehingga mempercepat proses penyembuhan dan meminimalisasi kemungkinan infeksi. Calamine lotion yang merupakan campuran dari ferrous oxide and zinc oxide juga digunakan sebagai absorbent. Oleskan sedikit salep zinc oxide OTC pada ruam bayi, pada awal terlihat tanda adanya ruam popok, dan 2 atau 3 kali sehari sesudahnya.
Gambar krim yang mengandung Castor oil, sunflower oil, vit.E, Zn oxide
Sumber: http://medicastore.com

2. Krim antifungi:

Misalnya nystatin atau clotrimazole efektif untuk ruam yang disebabkan karena jamur

3. Salep antibakteri:

Misalnya benzalkonium chloride, calcium undecylenate, resorcinol dan triclosan digunakan untuk ruam yang disebabkan karena infeksi bakteri

4. Salep hidrokortison:

Mengurangi peradangan kulit

Obat ruam popok (diaper rash)

 

Sumber: www.nurchamimzone.blogspot.com

 

  • Biarkan bokong bayi terkena udara selama mungkin
  • Jangan menggunakan celana yang tahan air selama pengobatan, baik pada siang maupun malam hari
  • Sering ganti popok, meski pada malam hari jika ruamnya dalam area yang luas
  • Jangan gunakan sabun atau asam borat untuk mencuci bagian yang terkena ruam. Bersihkan dengan kapas yang dibasahi dengan mineral oil
  • Hentikan penggunaan lotion bayi, bedak, salep atau baby oil (kecuali zinc oxide) kecuali diresepkan oleh dokter
  • Tambahkan 1 cangkir cuka pada mesin cuci ketika sedang tahap pembilasan, untuk menetralkan sisa deterjen

- http://www.farmamedia.net/2012/02

- http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diaper-rash/

- Kelly, Paula .2001.Bayi Anda Tahun Pertama.Jakarta

- Nursalam dkk.2005.Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak.Jakarta:Salemba medika

 

Obat Terkait :

- Pure Baby Diaper Cream