Penyakit
23-02-2018

Dry Eye (Mata Kering)

Sindrom mata kering (keratoconjungtivitis sicca) adalah suatu kondisi dimana air mata yang tidak normal dan tidak dapat melumasi (melubrikasi) permukaan bagian depan kornea.  Sindrom mata kering terjadi ketika mata tidak dapat memproduksi air mata dengan baik, atau ketika air mata tidak dalam konsistensi yang baik dan terlalu cepat menguap.

Gambar Anatomi Mata

Sumber : http://google.com

 

Apa yang dimaksud dengan air mata dan bagaimana hubungannya dengan dry eye?

Air mata dihasilkan oleh kelenjar lakrimal.  Air mata penting untuk kesehatan mata dan menjaga ketajaman penglihatan.  Air mata membasahi permukaan depan bola mata, menjaganya tetap lembab, dan menyingkirkan debu.  Air mata juga membantu melindungi mata dari infeksi bakteri dan infeksi lainnya.

Air mata terdiri dari 3 komponen utama:

a)  lapisan luar yang berminyak berupa lapisan lemak yang diproduksi oleh kelenjar meibom di kelopak mata.  Komponen lemak ini berfungsi untuk menjaga agar air mata tidak terlalu cepat menguap.

b)  lapisan tengah, yang bersifat cair, yang diproduksi oleh kelenjar lakrimal.  Komponen ini merupakan komponen air mata dengan volume terbesar.

c)   lapisan dalam, yang disebut musin, yang diproduksi oleh sel-sel goblet yang terdapat pada lapisan transparan yang menutupi permukaan bola mata yang dikenal dengan nama konjungtiva.  Komponen musin ini berfungsi untuk 'mengikat' komponen cair air mata dengan permukaan bola mata.

Gambar Komponen-Komponen Air mata dan Fungsinya

Sumber : www.pvamarillo.com

1. Produksi Air Mata Berkurang
a) Usia Bertambah Tua : sering dijumpai pada wanita yang sudah
    menopause, tetapi dapat juga terjadi pada usia berapapun baik laki-laki
    dan wanita.

b) Akibat pemakain obat-obatan jangka panjang seperti antihistamin,
    antidepresan, kontrasepsi oral, obat tukak lambung, betabloker,
    obat-glaukoma dan obat anesthesi.

c) Kelaianan Kongenital

 
2. Penguapan Air Mata Berlebihan
a) Lapisan lemak air mata terlalu tipis

b) Kelopak mata tidak dapat menutup dengan sempurna/normal, berkedip
    tidak normal (biasanya pada orang-orang hipertitoid atau pasca trauma)

c) Lingkungan udara kering : AC, Hairdryer, iklim kering, polusi udara
    rokok,  debu, angin dan gurun pasir

d) Parut kornea, penderita allergi

e) Penyakit kelenjar meibom
1. mata terasa kering, gatal, panas, merah, pedih dan mata berair

Gambar Mata kering, Merah, Perih
Sumber : http://body-disease.com

2. lengket dan mengeluarkan kotoran berlendir, ada sensasi seperti "klilipan"

    atau kemasukan benda asing

3. mata menjadi lebih sensitive terhadap asap rokok, panas matahari, angin,

    tempat ber-AC atau udara kering

4. mata mudah lelah jika untuk membaca, melihat TV atau di depan komputer.

5. mata sering terasa kabur terutama di pagi dan sore hari dan akan ,menjadi

    lebih jelas setelah berkedip.

6. Permukaan bola mata terasa seperti berpasir, seolah-olah ada sesuatu yang

    mengganjal di permukaan bola mata.

7. Kelopak mata terasa berat.

8. Ketidakmampuan mengeluarkan air mata saat menangis.

9. Merasa tidak nyaman saat menggunakan lensa kontak.
Cara Pemeriksaan Mata Kering :

1. Dilakukan tes uji Schimer yang berguna untuk mengukur produksi air mata
    Kertas filter schimer ditempelkan pada kantung kelopak bawah selama 5  
    menit (Normal jika kertas filter basah pada angka 10-30 mm)
Gambar tes uji Schimer
Sumber : www.singhealth.com

2. Dilakukan Tear Break Up Time (BUT) untuk mengukur kualitas kstabilan air
    mata Dikatakan normal jika mata diminta berkedip kemudian kedip ditahan 
    apabila lapisan air mata tidak mengalami perubahan antara 20-30 detik.
  • Langkah pertama adalah menggunakan air mata artifisial (buatan), gel, atau salep mata tertentu untuk melembabkan permukaan bola mata.  Obat-obat ini untuk sementara waktu dapat mengurangi keluhan dan menyediakan penggantian penting air mata pada pasien yang mengalami defisieni air mata.

Gambar Air Mata Artificial

Sumber : http://nasrulbintang.files.wordpress.com

  • Menggunakan kaca mata yang memiliki bentuk bingkai mengikuti kontur wajah (seperti google) atau kaca mata dengan pelindung di sisi kiri-kanan lensa akan membantu mengurangi penguapan air mata.

Gambar Kaca Mata Khusus  Untuk Dry Eye

Sumber : www.sports-eyewear.com

  • Penggunaan alat pelembab udara (humidifier) dalam ruangan juga bermanfaat meningkatkan kelembaban udara yang berakibat menurunkan penguapan air mata.
  • Hindari keadaan lingkungan dengan udara kering dan biarkan mata beristirahat ketika melakukan aktivitas-aktivitas yang mengharuskan mata bekerja / menatap untuk periode waktu yang lama.  Teteskan obat tetes mata lubrikan ketika melakukan kegiatan seperti ini.
  • Bila dry eye terjadi sebagai akibat penggunaan obat-obatan tertentu, dokter dapat menganjurkan mengganti obat dengan obat lain yang tidak menyebabkan dry eye bila memungkinkan.  
  • Bila dry eye disebabkan oleh penggunaan lensa kontak, maka dokter dapat menanjurkan untuk dilakukan penyesuaian penggunaan lensa kontak (misalnya mengganti jenis lensa kontak, mengurangi lamanya penggunaan lensa kontak, dsb.
  • Pilihan lainnya adalah pemasangan sumbat (punctal plug) pada lubang saluran 'pembuangan' air mata di sudut kelopak mata.  Tujuannya adalah untuk mengurangi pengaliran keluar air mata sehingga memperbaiki lubrikasi permukaan bola mata dengan air mata yang ada.  Sumbat ini terbuat dari silikon atau kolagen yang dapat dipakai secara temporer.  Pada kasus dry eye yang berat dapat digunakan sumbat permanen.

Gambar Pemasangan Punctal Plugs

Sumber : http://nasrulbintang.files.wordpress.com

  • Pada beberapa kasus dapat dilakukan bedah sederhana yang disebut punctal cautery, yaitu lubang saluran 'pembuangan' air mata ditutup permanen dengan metode kauterisasi. Metode ini direkomendasikan pada penutupan permanen.

 

 

  • Menggunakan tetes air mata buatan secukupnya.

Gambar Tetes Mata Buatan

Sumber : www.soap.com

  • Menggunakan humidifier di rumah.
  • Minum banyak cairan agar tubuh terhidrasi dengan baik.
  • Lebih sering mengedipkan mata. Dengan begini, mata Anda akan memproduksi air mata lebih banyak dan sangat membantu saat melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi dan fokus.
  • Hindari asap, debu dan polusi udara lainnya karena dapat mengiritasi mata.
  • Jangan menggosok-gosok mata karena hal ini dapat membuat mata sakit.
  • Sedapat mungkin, hindari terpaan angin langsung ke mata Anda. Terutama saat berkendara dengan sepeda motor, gunakan helm full face.

- http://www.w-e-h.org/id/dry-eye-disease.html

- www.nei.nih.gov/health/dryeye/dryeye,