Penyakit
23-02-2018

Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada orang dewasa

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah infeksi bakteri yang terjadi pada saluran kemih. ISK adalah jenis infeksi yang sangat sering terjadi. ISK dapat terjadi di ginjal, saluran ginjal (ureter), kandung kemih (bladder), atau saluran kencing bagian luar (uretra).

Infeksi saluran kemih terdiri dari beberapa macam menurut tempat terjadinya infeksi, yaitu:
  • Uretritis: peradangan yang terjadi pada uretra
  • Cystitis: peradangan yang terjadi pada kandung kemih
  • Pyelonephritis: infeksi yang terjadi pada ginjal

Radang kandung kemih cystitis

Gambaran Cystitis

Sumber : www.anatomic.us

 

ISK secara klinik timbul sebagai ISK bagian bawah dan ISK bagian atas. ISK bagian bawah adalah ISK yang paling sering terjadi.  ISK bagian atas biasanya sering disebabkan oleh kuman yang sama dengan ISK bagian bawah, hal ini terjadi karena ISK bagian bawah tidak diobati secara tepat sehingga kuman tersebut naik dari kandung kemih ke ginjal, dan dapat menyebabkan infeksi yang serius dari ginjal.

Wanita lebih sering terkena ISK karena saluran kencing wanita lebih pendek dibanding pria. Ini menyebabkan bakteri lebih mudah masuk ke kandung kemih karena saluran kencing lebih dekat ke sumber bakteri seperti daerah dubur.

Kandung kemih pria dan wanita

Gambar Saluran Kemih Pria dan wanita

Sumber : http://obatherbalinfeksisalurankemih18.files.wordpress.com

 

  • Bakteri Escherichia coli (bakteri saluran pencernaan) menjadi penyebab 80% kejadian ISK pada orang dewasa. Bakteri ini normalnya terdapat pada kolon, namun bakteri ini dapat memasuki uretra dan mulai bermultiplikasi.

Bakteri E. coli

Gambar Kuman E.Coli

Sumber : http://novolyze.com

  • Mikroorganisme Chlamydia dan Mycoplasma juga dapat menyebabkan ISK pada pria dan wanita, namun infeksi ini terbatas pada uretra dan sistem reproduksi. Mikroorganisme dapat menular secara seksual.

 

  • Rasa nyeri sewaktu buang air kecil
  • Kencing keluar sedikit-sedikit (anyang-anyangen)
  • Sering kencing atau sulit menahan kencing
  • Darah didalam air kencing.
  • Rasa tidak nyaman di perut bagian bawah
  • Nyeri tekan perut bagian bawah
  • Air kencing tampak keruh dan / atau berbau
  • Panas, mual atau muntah.


Gejala infeksi saluran kemih

Gambar Nyeri Perut Bagian Bawah

Sumber : http://topnews.in

Diagnosis ISK didapatkan dari anamnesa gejala serta pemeriksaan laboratorium yakni pemeriksaan cairan urin, untuk lebih spesifik dilakukan kultur urin.

Periksa infeksi saluran kemih dengan urin

Gambar Sampel Urin

Sumber : www.womensforum.com

Tes- tes tambahan:

Urogram intravena (IVU), Pielografi (IVP), sistografi, dan ultrasonografi juga dapat dilakukan untuk menentukan apakah infeksi disebabkan akibat dari abnormalitas saluran kemih/organ lain, contoh adanya batu,tumor atau abses ginjal, kista atau hiperplasie prostate/gangguan prostat.

 

Antibiotik merupakan penanganan lini pertama untuk kebanyakan ISK. Regimen terapi bergantung pada kondisi kesehatan pasien dan bakteri yang ditemukan pada tes urine.

Contoh antibiotik :

1. Sulfonamida (Sulfadiazine, sulfamethoxazole, sulfisoxazole).

2. Trimethoprim

3. Kuinolon (ciprofloxacin, gatifloxacin, borfloxacin, levofloxacin, ofloxacin, pefloxacin)

4. Penisilin (amoxicillin, ampicillin, amoxicillin + clavulanic acid, cloxacillin, sultamicillin)

5. Nitrofurantoin

Obat lainnya:

  • Kombinasi sulfonamida: Trimethoprime dan Sulfamethoxazole (Cotrimoxazole).
  • Aminoglikosida: Amikacin, Gentamicin, Netilmicin.
  • Carbapenem: Ertapenem, Meropenem, Imipenem.
  • Sefalosporin generasi pertama: Cefalexin, cefradine, cefadroxil, cefazolin.
  • Sefalosporin generasi kedua: Cefaclor, cefoxitin, cefuroxime.
  • Sefalosporin generasi ketiga: Cefpodoxime, Cefoperazone, ceftazidime, Ceftriaxone, Ceftizoxime.
  • Sefalosporin generasi keempat: Cefepime.
  • Makrolida: Erythromycin
  • Antibiotik beta laktam monosiklik: Aztreonam.

ISK dapat dicegah dengan banyak minum dan tidak menahan buang air kecil (BAK), sebagai upaya untuk membersihkan saluran kemih dari kuman. Bagi penderita ISK, kedua hal tersebut lebih ditekankan lagi karena ISK dapat menimbulkan lingkaran setan. Penderita ISK dengan nyeri ketika BAK cenderung untuk menahan kemih, padahal menahan kemih itu sendiri dapat memperberat ISK.

Beberapa tips untuk Mencegah ISK :

  • Minum banyak cairan, terutama air putih untuk ‘membilas’ bakteri dari sistem saluran kemih.

pencegahan infkesi saluran kemih banyak minum air

Gambar Banyak Minum Air Putih

Sumber : http://dirtybirdauthors.blogspot.com

  • Hindari kopi, alkohol, dan minuman berkarbonasi yang mengandung jus jeruk dan kafein. Minuman ini dapat mengiritasi kandung kemih dan cenderung memperburuk frekuensi dan desakan untuk buang air kecil.
  • Buang air kecil secara teratur. Jangan menahan buang air kecil karena bakteri dapat berkembang ketika urine terkumpul cukup lama pada kandung kemih.
  • Bersihkan alat kelamin dengan menyekanya dari depan ke belakang. Melakukan hal tersebut setelah buang air kecil maupun buang air besar dapat mencegah bakteri pada daerah anus menyebar ke vagina dan uretra.
  • Kosongkan kandung kemih segera setelah hubungan seks untuk membilas bakteri yang dapat memasuki uretra saat hubungan seks.
  • Untuk wanita, hindari penggunaan produk pembersih kewanitaan yang berpotensi mengiritasi uretra.
  • Atur metode kontrol kehamilan. Diafragma atau spermisida dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri. Kondom yang tidak terlubrikasi atau kondom berspermisida dapat meningkatkan iritasi.
  • Gunakan pakaian dalam yang berbahan katun dan pakaian longgar sehingga udara dapat menjaga area tersebut tetap kering.
  • Hindari mandi berendam. Mandi dengan shower atau siraman lebih baik daripada berendam.

pencegahan infkesi saluran kemih hindari mandi berendam

Gambar Dianjurkan Mandi dengan Shower,Hindari Berendam

Sumber : http://pad3.whstatic.com

- Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, hal 369-376, 2004

- http://www.news-medical.net/health/Urinary-Tract-Infection-Diagnosis-29.aspx

- http://www.urologyhealth.org/

- mayoclinic.org, urinary-tract-infection, 2012.