Penyakit
23-02-2018

Vitamin A

Pada balita disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi setiap hari kurang mengandung sumber vitamin A (Sayuran, buah - buahan berwarna, lauk - pauk).

Penyakit akibat kekurangan/defisiensi Vitamin A :

  • Hemeralopia (rabun senja) yang timbul karena menurunnya kemampuan sel basilus pada waktu senja
  • Berat bayi lahir rendah
  • Bintik/bercak bitot (kerusakan pada retina)
  • Xerosis kornea (bagian hitam mata kering,kusam, tak bersinar)
  • ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut)
  • Penyakit autoimun
  • Penyakit paru-paru
  • Seroftalmia (kornea mata mengering karena terganggunya kelenjar air mata)
  • Keratomalasia (kornea mata rusak sama sekali karena berkurangnya produksi minyak meibom)
  • Frinoderma (kulit kaki dan tangan bersisik karena pembentukan epitel kulit terganggu)
  • Pendarahan pada selaput usus, ginjal, dan paru-paru karena rusaknya epitel organ
  • Proses pertumbuhan terhenti

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwasanya kekurangan vitamin A itu merupakan gangguan yang timbul dalam tubuh akibat kekurangan vitamin A yang ditandai dengan rendahnya kadar vitamin A dalam darah dan berakibat terhadap gangguan pada mata.

Gejala kekurangan vitamin A:

Terjadi gangguan pada mata yang disebut xeropthalmia yang ditandai dengan: 

  • Pada tahap awal, terjadi buta senja atau rabun senja yaitu kurang dapat melihat pada senja hari
  • Bagian putih mata kering, kusam dan tidak bersinar yang disebut xerosis kunjungtiva
  • Kemudian pada bola mata timbul bercak putih ( bercak bitot )
  • Bagian hitam mata kering, kusam dan tidak bersinar ( xerosis kornea )
  • Sebagian hitam mata melunak seperti bubur ( keratomalasia )
  • Seluruh bagian hitam mata melunak seperti bubur ( ulserasi kornea )
  • Bola mata mengecil / mengempis dan akhirnya buta

 

Bercak bitot pada mata

Xerosis kornea

Gambar Penyakit Karena Kekurangan Vitamin A

Sumber : https://arali2008.files.wordpress.com

Efek Mengkonsumsi Vitamin A?

  • Efek samping. Gejala keracunan vitamin A termasuk kulit kering, nyeri sendi, muntah, sakit kepala, kebingungan.
  • Interaksi. Jika Anda minum obat, tanyakan kepada dokter Anda apakah suplemen vitamin A yang Anda konsumsi aman atau tidak. Suplemen vitamin A dapat berinteraksi dengan beberapa pil KB, pengencer darah (Coumadin), obat jerawat (Accutane), pengobatan kanker, dan banyak obat lainnya.
  • Risiko. Jangan konsumsi Vitamin A lebih dari RDA kecuali jika dokter Anda menyarankan hal itu. Vitamin A dosis tinggi telah dikaitkan dengan cacat lahir, kepadatan tulang yang lebih rendah, dan masalah hati. Peminum berat alkohol atau yang memiliki penyakit ginjal atau hati tidak boleh minum suplemen vitamin A tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Diagnosa kekurangan atau kelebihan vitamin A didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan bisa dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium.

 

Kecukupan gizi yang dianjurkan (RDA/Recommended Dietary Allowance) termasuk yang Anda dapatkan dari makanan yang Anda makan dan suplemen yang Anda minum.

Kategori Vitamin A: RDA (Kebutuhan Gizi yang dianjurkan) dalam mikrogram (mcg) dari Retinol Activity Equivalents (RAE)
Anak-anak
1 – 3 tahun 300 mcg/hari (atau 1000 International Unit/hari)
4 – 8 tahun 400 mcg/hari (atau 1320 IU/hari)
9 – 13 tahun 600 mcg/hari (atau 2000 IU/hari)
Wanita
14 tahun keatas 700 mcg/hari (atau 2310 IU/hari)
Hamil 14 – 18 tahun: 750 mcg/hari (2500 IU/hari)
19 tahun keatas: 770 mcg/hari (2565 IU/hari)
Menyusui Dibawah 19 tahun: 1200 mcg/hari (4000 IU/hari)
19 tahun keatas: 1300 mcg/hari (4300 IU/hari)
Pria
14 tahun keatas 900 mcg/hari (atau 3000 IU/hari)

Tingkat batas asupan atas yang ditoleransi dari suplemen adalah jumlah tertinggi yang banyak orang dapat konsumsi dengan aman. Dosis yang lebih tinggi mungkin digunakan untuk mengobati kekurangan vitamin A. Tapi Anda tidak boleh konsumsi melebihi seharusnya tanpa petunjuk dokter.

Kategori
(Anak-anak dan Dewasa)
Tingkat batas asupan atas Retinol yang ditoleransi (UL)* dalam mikrogram (mcg) dari Retinol Activity Equivalent (RAE)
0 – 3 tahun 600 mcg/hari
(atau 2000 International Unit/hari)
4 – 8 tahun 900 mcg/hari
(3000 IU/hari)
9 – 13 tahun 1700 mcg/hari
(5610 IU/hari)
14 – 18 tahun 2800 mcg/hari
(9240 IU/hari)
19 tahun ke atas 3000 mcg/hari
(10000 IU/hari)

*) Tidak ada batas asupan atas untuk Vitamin A dari beta-karoten.

Setengah hingga 65% RDA vitamin A untuk orang dewasa mudah diperoleh hanya dengan mengikuti rekomendasi makan lima porsi buah dan sayuran per hari.

Sumber makanan yang baik dari Vitamin A (Retinol) antara lain:

  • Telur ayam, telur ikan dan juga telur asin,
  • Whole Milk (susu),
  • Hati sapi, ayam,
  • Susu skim dan sereal yang difortifikasi,
  • Daging ayam,
  • bebek, ginjal domba,
  • Berbagai jenis ikan (baronang, cakalang, gabus, kawalinya, kima, lehoma, malugis, rajungan, sarden, sunu, titang dan tongkol).

Sumber tanaman dari Vitamin A (beta-karoten) termasuk sayuran hijau dan jingga (bayam, daun singkong, kangkung, daun katuk, tomat, wortel) serta buah-buahan berwarna merah dan kuning (mangga, pepaya, alpukat, jambu biji merah, pisang)

Selain dari bahan makanan, vitamin A juga dapat diperoleh dari kapsul vitamin A, Satu kapsul vitamin A biru dengan dosis 100.000 IU diberikan kepada bayi umur 6-11 bulan, kapsul vitamin A merah dengan dosis 200.000 IU diberikan kepada balita umur 12-59 bulan. Bayi 6-11 bulan dan balita sakit 12-59,perlu diberikan kapsul vitamin A dosis tinggi, dengan dosis sesuai umur. Untuk mencegah kekurangan vitamin A pada Bayi dan Balita, maka dilaksanakan pemberian vitamin A setiap 6 bulan sekali, bulan Februari dan Agustus. Untuk itu bulan Februari identik dengan Bulan Vitamin A.

kapsul vitamin a

Gambar Kapsul Vitamin A

Sumber : www.dinkeskotasamarinda.com

Cara pencegahan kekurangan vitamin A:

  • Setiap hari dibiasakan mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin A seperti: sayuran hijau, buah - buahan berwarna serta lauk pauk seperti: hati, ikan, telur, daging, susu, ASI, kacang hijau, tempe dan lain - lain.
  • Pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi bagi bayi dan balita setiap bulan februari dan agustus dengan dosis: 
  1. Bayi usia ( 6 - 11 bulan ) diberi satu kapsul = 100.000 SI ( warna biru )
  2. Anak balita usia (12 - 59 bulan) diberi satu kapsul = 200.000 SI ( warna merah ).

Pada umumnya, bahan makanan yang banyak mengandung vitamin A adalah sayuran berwarna hijau dan buah - buahan berwarna kuning kemerah - merahan.

  • Kimball Johnson, MD. vitamins-and-supplements. 2012. www.webmd.com.
  • http://www.nlm.nih.gov/medlineplus.
  • http://umm.edu/health/medical/altmed/supplement/vitamin-a-retinol.
  • Haryadi, Hendri. 2011 . Makalah Kekurangan Vitamin A “Ilmu Gizi”.
  • Saputra, Andi 2011. Penanggulangan Masalah Kekurangan Vitamin A.