Penyakit
23-02-2018

Histoplasmosis

Histoplasmosis adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur Histoplasma capsulatum, yang terutama menyerang paru-paru tetapi kadang-kadang bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Penyebabnya adalah jamur Histoplasma capsulatum.

Spora dari jamur Histoplasma capsulatum banyak terdapat di dalam tanah, terutama di daerah Timur dan Barat-tengah Amerika Serikat. Petani dan pekerja lainnya yang berhubungan dengan tanah yang terkontaminasi oleh spora, kemungkinan besar akan menghirup spora tersebut. Jika sejumlah besar spora terhidup bisa terjadi penyakit yang berat.

Penyakit ini lebih sering terjadi pada penderta infeksi HIV, terutama dalam bentuk histoplasmosis yang menyebar ke seluruh tubuh.

Histoplasmosis bisa ditemukan dalam 3 (tiga) bentuk:

  1. Histoplasmosis akut. Pada bentuk yang akut, penderita bisa mengalami demam dan batuk, namun jarang berakibat fatal.
  2. Histoplasmosis diseminata progresif. Bentuk ini biasanya terjadi pada anak-anak dan penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita AIDS). Penderita bisa merasa lelah, lemah, dan sakit. Hati, limpa dan kelenjar getah bening dapat membesar. Kadang timbul ulkus (luka terbuka) di mulut dan saluran pencernaan. Pada kasus yang jarang, bisa terjadi gangguan kelenjar adrenal. Sekitar 90% kasus berakibat fatal.
  3. Histoplasmosis kavitasi kronis. Bentuk ini merupakan infeksi paru-paru yang timbul secara bertahap, menyebabkan batuk dan kesulitan bernafas. Penderita juga bisa mengalami penurunan berat badan dan demam ringan. Kebanyakan penderita akan pulih dalam waktu beberapa bulan, tetapi gangguan nafas juga bisa bertambah berat. Kerusakan paru-paru atau masuknya bakteri ke paru-paru pada akhirnya bisa menyebabkan kematian.

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan dan analisa biakan dari dahak, sumsum tulang, darah, atau air kemih. Bahan untuk pemeriksaan juga dapat diambil dari hati, kelenjar getah bening, atau ulkus di mulut.

Penderita infeksi akut histoplasmosis jarang memerlukan terapi obat. Namun, seringkali obat anti-jamur diberikan untuk mempersingkat durasi penyakit. Namun, pengobatan tidak dapat memulihkan kerusakan yang sudah terjadi akibat infeksi. Dengan demikian, sebagian besar penderita tetap memiliki gangguan pernafasan, mirip dengan yang disebabkan oleh penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Oleh karena itu, pengobatan harus dimulai secepat mungkin untuk meminimalkan kerusakan paru-paru.

Sulit untuk mencegah pajanan terhadap jamur yang menyebabkan histoplasmosis, terutama di daerah di mana penyakit tersebar luas. Meskipun demikian, langkah-langkah ini dapat membantu mengurangi risiko infeksi :

  1. Sebelum menggali tanah yang kemungkinan terdapat H. capsulatum, siram tanah secara menyeluruh dengan air. Cara ini dapat membantu mencegah spora lepas ke udara. Kandang ayam dan gudang juga perlu disemprot dengan air sebelum dibersihkan.
  2. Gunakan masker yang baik, terutama jika Anda harus bekerja di daerah-daerah yang terkontaminasi atau di gua-gua kelelawar yang diketahui sebagai pusat infeksi. Direkomendasikan mengenakan respirator partikulat 84 bersertifikat.

Jika sistem kekebalan tubuh Anda terganggu, hindari proyek renovasi yang dapat mengekspos Anda dengan tanah yang terkontaminasi. Demikian juga, tidak dianjurkan untuk menjelajah gua dan memelihara burung, seperti burung merpati atau ayam.

- S, Alan M. Histoplasmosis. Merck Manual. 2008.