Penyakit
23-02-2018

Treponematosis Endemik

Treponematosis endemik merupakan sekelompok infeksi bakteri kronis yang disebabkan oleh spiroketa treponema yang berhubungan dengan Treponema pallidum (penyebab penyakit sifilis), yang meliputi Bejel, Yaws (Frambesia), dan Pinta.

Bejel, yaws (frambesia), dan pinta ditularkan bukan melalui hubungan seksual dan terutama ditemukan pada anak-anak yang hidup di lingkungan dengan kebersihan yang buruk. Bejel dapat ditularkan melalui pemakaian alat-alat makan bersama-sama.

Bejel terutama ditemukan pada daerah Mediteranian timur dan Sahara di Afrika Barat yang panas. Yaws (Frambesia) terjadi pada negara-negara di daerah khatulistiwa yang lembab. Pinta banyak terjadi di daerah Mexico, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.

Penyebab treponematosis endemik adalah bakteri Treponema :

  • Bejel (atau disebut juga sifilis endemik), disebabkan oleh Treponema pallidum endemicum
  • Yaws (atau disebut juga Frambesia), disebabkan oleh Treponema pallidum pertenue
  • Pinta, disebabkan oleh Treponema pallidum carateum

Yaws dan Pinta, seperti sifilis, dimulai dengan adanya gejala-gejala pada kulit. Bejel dimulai dengan adanya luka pada mulut. Gejala-gejala ini kemudian mereda, dan setelah waktu tertentu tanpa adanya atau sedikit gejala, muncul kembali gejala-gejala yang baru.

SIFILIS ENDEMIK (BEJEL)

Penyakit ini mengenai membran mukosa mulut, kemudian kulit dan tulang. Adanya luka pada mulut pada awal penyakit mungkin tidak disadari. Bercak tipis muncul pada mulut, yang kemudian menghilang dalam waktu beberapa bulan atau tahun. Selama waktu ini, penderita mengalami sedikit atau tanpa gejala. Kemudian, bejolan muncul pada tulang-tulang panjang, terutama di tungkai, dan pada jaringan di sekitar mulut, hidung, dan langit-langit mulut. Benjolan ini menghancurkan jaringan sehingga menyebabkan deformitas pada tulang dan perubahan bentuk wajah.

FRAMBESIA (YAWS)

Yaws juga mengenai kulit dan tulang. Beberapa minggu setelah terpapar bakteri Treponema, muncul luka yang agak menonjol pada daerah yang terkena infeksi, biasanya di tungkai. Pada saat luka ini sembuh, muncul benjolan lunak (granuloma) di muka, lengan, tungkai dan bokong. Granuloma ini sembuh dengan lambat dan dapat berulang.

Luka terbuka yang terasa nyeri bisa timbul di telapak kaki, sehingga penderita menjadi sulit untuk berjalan. Kemudian, daerah tulang kering bisa mengalami kerusakan dan terjadi banyak pertumbuhan lain yang merusak serta menyebabkan perubahan bentuk, terutama di sekitar hidung, mulut, dan langit-langit mulut

Yaws—Tertiary infeksi bakteri

Sumber : www.merckmanuals.com

PINTA

Pinta hanya mengenai kulit. Penyakit dimulai sebagai area kemerahan datar yang gatal pada tangan, kaki, tungkai, lengan, wajah, atau leher. Setelah beberapa bulan, muncul bercak biru pada daerah yang sama di kedua sisi tubuh dan pada daerah dimana tulang dekat dengan kulit, misalnya pada sikut. Selanjutnya, warna bercak tersebut akan memudar. Kulit yang terkena pada telapak tangan dan telapak kaki akan menebal.

Diagnosis ditegakkan berdasarkan adanya gejala-gejala khas yang ditemukan pada orang-orang yang tinggal atau pernah mengunjungi daerah-daerah tertentu dimana penyakit ini biasa ditemukan.

Karena bakteri yang menyebabkan infeksi ini sangat mirip dengan bakteri yang menyebabkan sifilis, maka penderita treponematosis endemik akan memberi hasil yang positif pada pemeriksaan sifilis.

Pemberian antibiotik bisa membunuh bakteri, sehingga kulit bisa sembuh. Namun, karena luka yang ada bersifat merusak, maka akan meninggalkan jaringan parut, terutama jika banyak jaringan yang mengalami kerusakan.

Karena infeksi ini sangat menular, maka perlu dilakukan identifikasi dan pengobatan terhadap penderita dan orang-orang yang dekat dengannya.

- L, Matthew E. Bejel, Yaws, and Pinta. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

- World Health Organization. Yaws. 2013.