Penyakit
23-02-2018

Tifus Murin

Tifus Murin (Tifus Kutu Tikus, Tifus Malaya) adalah infeksi yang disebabkan oleh Rickettsia typhi dan Rickettsia felis, ditularkan melalui kutu, dan memiliki gejala klinis yang mirip dengan tifus pada umumnya tetapi lebih ringan. 

Penyakit ini tersebar di seluruh dunia, sering menyebabkan wabah, terutama di daerah perkotaan yang padat, dimana tikus banyak ditemukan.

Penyakit ini disebabkan oleh Rickettsia typhi dan Rickettsia felis, yang hidup pada kutu tikus, mencit dan hewan pengerat lainnya. Kutu tikus inilah yang menularkan riketsia kepada manusia.

Gejala timbul dalam waktu 6-18 hari setelah terinfeksi. Biasanya gejala awal berupa menggigil, sakit kepala dan demam. Demam berlangsung selama kira-kira 12 hari, kemudian suhu tubuh akan turun secara perlahan dan kembali normal.

Ruam dan manifestasi lainnya mirip dengan tifus pada umumnya, tetapi lebih ringan. Awalnya ruam yang muncul hanya sedikit dan tidak spesifik. Setelah 4-8 hari, ruam akan memudar secara bertahap.

Gejala lain yang bisa ditemukan antara lain : nyeri punggung dan persendian, mual, muntah, batuk kering, dan nyeri perut.

Dugaan tifus murin didasarkan dari gejala-gejala yang ada. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya peningkatan kadar antibodi terhadap tifus.

Terapi yang diberikan berupa pemberian antibiotik, sesuai dengan infeksi yang terjadi dan kondisi penderita. Antibiotik tetracycline biasanya tidak diberikan pada anak-anak karena dapat menyebabkan perubahan warna gigi yang menetap. Biasanya tetracycline tidak diberikan sampai seluruh gigi tetap seorang anak tumbuh.

Kebanyakan penderita akan sembuh sempurna. Tetapi kematian bisa terjadi pada penderita dengan usia lebih tua dan dengan gangguan sistem kekebalan.

Hindari tempat-tempat yang banyak mengandung kutu tikus.

- P, William A. Murine (Endemic) Typhus. Merck Manual. 2012.

- D, David C. Typhus. Medline Plus. 2012.