Penyakit
23-02-2018

Mukormikosis (Zygomikosis)

Mukormikosis (Zygomikosis) adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh jamur yang termasuk ke dalam kelompok Mucorales.

Penyebabnya adalah jamur Mucorales. Mukormikosis disebabkan oleh terhirupnya spora yang dihasilkan oleh Mucorales. Jamur ini banyak terdapat di lingkungan dan juga termasuk banyak jamur roti. Kemungkinan spora jamur ini seringkali terhirup sepanjang waktu. Namun, kebanyakan jamur ini tidak menyebabkan infeksi.

Infeksi paling sering mengenai hidung, sinus, mata, dan otak. Infeksi berat dan berpotensi mengakibatkan kematian biasanya terjadi pada orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya akibat kurang gizi atau diabetes yang tidak terkontrol. Infeksi juga sering terjadi pada paru-paru. Pada kasus yang jarang, infeksi terjadi pada kulit dan sistem pencernaan.

Keadaan-keadaan lain yang berhubungan dengan terjadinya Mukormikosis:
- Pemakaian steroid jangka panjang
- Asidosis metabolik
- Pencangkokan organ tubuh
- Leukemia/limfoma
- AIDS

Sindroma yang berhubungan dengan mukormikosis adalah:

  • Mukormikosis rinoserebralis, dimana penderita mengalami rasa nyeri, demam, dan infeksi pada rongga mata (selulitis orbita) dengan penonjolan pada mata yang terkena (proptosis). Nanah dapat keluar dari hidung. Langit-langit mulut, tulang-tulang wajah di sekitar rongga mata atau sinus, atau septum hidung bisa mengalami kerusakan akibat infeksi. Infeksi pada otak dapat menyebabkan kejang, kelumpuhan sebagian, dan koma.
  • Mukormikosis pulmoner, menyebabkan timbulnya demam, batuk (bisa berupa batuk darah), dan terkadang sesak bernafas.
  • Mukormikosis saluran pencernaan, menyebabkan timbulnya nyeri perut, diare, muntah darah dan adanya darah dalam tinja.
  • Mukormikosis kuteneus, ditandai dengan adanya daerah pengerasan di kulit yang berwarna hitam dan terasa nyeri.
  • Mukormikosis renalis, dengan gejala berupa sakit pinggang dan demam.

Jamur cenderung untuk mengenai pembuluh darah arteri. Akibatnya, terbentuk bekuan-bekuan darah dan kematian jaringan. Jamur tumbuh tidak terkontrol pada jaringan yang mati, dan menjadi berwarna hitam dan dapat terjadi perdarahan pada daerah di sekitarnya.

Bisa dilakukan pemeriksaan CT scan atau MRI, yang lokasinya tergantung pada bagian tubuh yang terkena. Jika menyerang sinus, dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan oleh dokter ahli THT. Biasanya, diagnosis dapat ditegakkan ketika jamur dapat diidentifikasi pada pemeriksaan biakan contoh jaringan yang terinfeksi.

Infeksi perlu diatasi dengan pemberian obat anti-jamur melalui pembuluh darah. Orang-orang dengan diabetes perlu mengendalikan kadar gula darah dengan baik. 

Jaringan yang terinfeksi dan terutama jaringan mati harus diangkat melalui pembedahan. Diagnosis dan pemberian terapi sedini mungkin sangat penting dilakukan untuk mencegah kematian atau pembedahan lebih luas, yang seringkali menimbulkan kecacatan.

Mukormikosis merupakan infeksi yang sangat serius. Bahkan setelah jaringan mati dan jaringan yang terinfeksi telah diangkat sebanyak mungkin yang dapat dilakukan dan obat-obat anti-jamur telah diberikan dengan tepat, banyak penderita meninggal karena infeksi ini.

- S, Alan M. Mucormycosis. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

- D, David C. et al. Mucormycosis. Medline Plus. 2012.