Penyakit
23-02-2018

Chancroid

Chancroid merupakan penyakit menular seksual yang ditandai dengan gejala luka terbuka (ulkus, borok) pada alat kelamin yang terasa nyeri.

Penyebabnya adalah bakteri Hemophilus ducreyi.

Pada negara-negara maju chancroid jarang ditemukan, tetapi pada negara-negara berkembang, chancroid merupakan penyebab yang sering dari ulkus genital. Karena chancroid menyebabkan terjadinya ulkus (luka terbuka) pada genitalia, maka orang-orang yang mengalaminya lebih mungkin untuk terinfeksi dan menularkan HIV (Human Immunodeficiency Virus).

Gejala mulai timbul dalam waktu 3-7 hari setelah terinfeksi. Lepuhan kecil yang terasa nyeri timbul di alat kelamin dan di sekitar anus. Lepuhan ini dengan segera akan pecah dan membentuk luka terbuka yang dangkal. Luka tersebut dapat membesar dan bergabung satu sama lain.

Kelenjar getah bening di selangkangan dapat membesar, lunak, dan membentuk suatu abses (penimbunan nanah) yang disebut bubo. Kulit diatas abses bisa tampak merah dan mengkilat. Abses ini bisa pecah mengeluarkan nanah ke kulit. Luka terbuka juga dapat terjadi di tempat lain pada kulit.

gejala Cangkroid

Chancroid Bubo

Sumber: www.womens-health-advice.com

Luka pada genitalia yang tidak jelas penyebabnya dapat diduga merupakan suatu chancroid. Pemeriksaan untuk chancroid itu sendiri belum tersedia, tetapi pemeriksaan darah dapat dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lainnya.

Changcroid diobati dengan pemberian antibiotik. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan pengobatan yang efektif untuk mengatasi infeksi yang ada. Selain itu, nanah dari kelenjar getah bening yang membengkak juga bisa dikeluarkan untuk mengatasi infeksi. Penderita diawasi minimal selama 3 bulan untuk memastikan bahwa infeksi telah sembuh. Jika memungkinkan, mitra seksual juga ikut diperiksa dan jika perlu diobati.

Changcroid adalah infeksi bakteri yang ditularkan melalui hubungan seksual. Untuk mencegah penyebaran chancroid, lakukanlah hubungan seksual yang aman (menggunakan kondom atau tidak berganti-ganti pasangan seksual).

- M, J Allen. Chancroid. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.