Penyakit
23-02-2018

Hipernatremia (Kadar Natrium Darah yang Tinggi)

Hipernatremia (kadar natrium darah yang tinggi) adalah suatu keadaan dimana kadar natrium dalam darah lebih dari 145 mEq/L darah.

Konsentrasi natrium darah biasanya meningkat secara abnormal jika kehilangan cairan melampaui kehilangan natrium, yang biasanya terjadi jika minum air yang terlalu sedikit.

Hipernatremia bisa terjadi pada seseorang dengan gangguan fungsi ginjal, diare, muntah, demam, atau keringat yang berlebihan. Hipernatremia paling sering terjadi pada usia lanjut karena kurangnya asupan cairan, misalnya akibat rasa haus yang muncul lebih lambat dan tidak begitu kuat dibandingkan dengan anak muda, hanya mampu berbaring di tempat tidur saja atau mengalami demensia (pikun). Selain itu, kemampuan ginjal untuk memekatkan air kemih mulai berkurang, sehingga tidak dapat menahan air dengan baik. Orang tua yang minum obat diuretik, yang memaksa ginjal mengeluarkan lebih banyak air, memiliki resiko untuk menderita hipernatremia, terutama jika cuaca panas atau jika mereka sakit dan tidak minum cukup air.

Hipernatremia dapat juga terjadi akibat ginjal mengeluarkan terlalu banyak air, seperti pada penyakit diabetes insipidus. Selain itu, hipernatremia juga bisa terjadi akibat :

  • Cedera kepala atau pembedahan saraf yang melibatkan kelenjar hipofisa
  • Gangguan elektrolit lainnya (hiperkalsemia dan hipokalemia)
  • Penggunaan obat tertentu, seperti lithium, demeclocycline, atau diuretik

Gejala utama hipernatremia merupakan efek yang muncul akibat terjadinya kerusakan otak. Hipernatremia berat bisa menyebabkan timbulnya kebingungan, spasme otot, kejang seluruh tubuh, koma, dan bahkan kematian.

Diagnosa ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah dan gejala-gejala yang ada.

Hipernatremia diatasi dengan pemberian cairan melalui infus. Kadar natrium di dalam darah diturunkan perlahan-lahan karena menurunkan kadar natrium yang terlalu cepat dapat menyebabkan kerusakan otak yang menetap. Untuk membantu mengetahui apakah pembelian cairan telah mencukupi, dilakukan pemeriksaan darah ulang.

Pemeriksaan darah atau air kemih tambahan dilakukan untuk mengetahui penyebab tingginya konsentrasi natrium. Jika penyebabnya ditemukan, maka bisa ditangani dengan lebih spesifik.

- J, Larry. Sodium. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

- L, James. Hypernatremia. The Merck Manual. 2013.