Penyakit
23-02-2018

Narkolepsi

Narkolepsi merupakan gangguan tidur yang jarang terjadi, yang ditandai dengan serangan tidur berulang yang tak tertahankan pada jam-jam kerja, kelumpuhan dan halusinasi.

Penderita narkolepsi akan mengantuk sepanjang hari, dan pada kasus narkolepsi yang berat, penderitanya akan tertidur dengan tanpa disadarinya beberapa kali dalam sehari.

narkolepsi

http://medicastore.com

Penyebab narkolepsi tidak diketahui, Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa penyebab dari kebanyakan kasus narkolepsi adalah otak kehilangan neuron yang mengandung hipokretin, suatu protein yang membantu otak untuk tetap siaga. Sekitar 90 persen orang dengan narkolepsi memiliki kadar hipokretin yang rendah pada cairan serebrospinal mereka dan kelainan ini cenderung ditemukan dalam satu keluarga, sehingga diduga merupakan penyakit keturunan.

 

Gejala narkolepsi biasanya dimulai pada masa remaja atau dewasa muda dan menetap seumur hidup. Gejala-gejala narkolepsi yang ditemukan bisa berupa :

  • tanda dan gejala narkolepsiAdanya serangan kantuk mendadak yang tak tertahankan, yang bisa terjadi setiap saat.
  • Serangan bisa terjadi beberapa kali dalam sehari, dan setiap serangan biasanya berlangsung selama 1 jam atau kurang.
  • Penderita merasa segar saat terbangun, tetapi beberapa menit kemudian akan tertidur kembali.
  • Bisa terjadi kelumpuhan sementara tanpa disertai penurunan kesadaran 
  • Berjalan menjadi timpang, menjatuhkan barang yang sedang dipegang atau terjatuh ke tanah.
  • Bisa muncul halusinasi (melihat atau mendengar sesuatu yang sesungguhnya tidak ada) saat awal tidur atau ketika terbangun.

Diagnosa narkolepsi didasarkan dari gejala-gejala yang ada, tetapi gejala yang serupa tidak selalu menunjukkan bahwa orang tersebut menderita narkolepsi.

Pemeriksaan Elektroensefalogram (EEG) bisa menunjukkan rekaman aktivitas listrik otak yang khas untuk narkolepsi.

Narkolepsi tidak dapat disembuhkan. Modifikasi gaya hidup yang penting dalam mengelola gejala narkolepsi. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan :

  • Ikuti jadwal tidur. Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan.
  • Jadwalkan tidur siang singkat secara teratur setiap hari. Tidur siang sekitar 20 menit bisa menyegarkan dan mengurangi kantuk selama beberapa jam.
  • Hindari nikotin dan alkohol, karena dapat memperburuk tanda-tanda dan gejala narkolepsi.
  • Olahraga secara teratur, setidaknya 4-5 jam sebelum tidur untuk membantu Anda merasa lebih terjaga di siang hari dan tidur lebih baik di malam hari.

pengoabatn narkolpesi : olah raga

Sumber : www.resourcedir.directory

Penderita narkolepsi perlu mengadaptasi gaya hidup yang tepat untuk kondisi mereka. Hal ini bisa berarti menghindari situasi di mana rasa kantuk dapat membahayakan, contohnya mengemudi, dan mengadopsi kebiasaan seperti tidur siang untuk mengontrol keinginan untuk tidur.

- G, Karl. Narcolepsy. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.