Diclofenac, Obat Pereda Radang dan Nyeri Terpercaya!

Dalam menjalani aktivitas sehari-hari, pasti Anda pernah mengalami bengkak di bagian tubuh. Nah bengkak merupakan sebuah reaksi peradangan yang terjadi pada tubuh, yang disebabkan oleh beberapa hal seperti cedera ataupun luka. Gejala peradangan bisa memberikan efek yang berbeda-beda sepertinya nyeri, bengkak, radang dan lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut kami akan memberikan referensi obat yang sesuai, yaitu Diclofenac.

Peradangan yang terjadi pada tubuh memang harus dibantu oleh obat yang tepat dan berkualitas. Keunggulan lain dari Diclofenac adalah dapat digunakan untuk hal lain seperti nyeri pasca operasi, nyeri sendi, nyeri haid, radang sendi dan berbagai peradangan lainnya. Supaya tidak penasaran kami akan memberikan informasi detailnya di bawah ini.

Diclofenac Obat Pereda Radang dan Nyeri Terpercaya

Diclofenac, obat untuk mengatasi radang dan nyeri

Diclofenac memiliki kandungan obat yang sangat aman dikonsumsi untuk berbagai jenis kalangan. Bahkan obat ini juga dilansir sangat aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui. Untuk mendapatkan keamanan saat mengkonsumsi obat tersebut, Anda bisa mengkomunikasikan terlebih dahulu kepada tim medis.

Saat mengkonsumsi obat ini, sebaiknya Anda mengetahui kadar dosis yang tepat. Diclofenac merupakan salah satu obat yang masuk ke dalam kategori obat keras golongan anti inflamasi non steroid. Oleh karena itu, obat ini membutuhkan petunjuk dokter untuk penggunaannya serta resep untuk mendapatkannya. Yuk simak detailnya:

Dosis Penggunaan

Dosis umum yang bisa digunakan untuk penggunaan obat Diclofenac pada orang dewasa adalah 50 mg. Sedangkan dosis untuk anak-anak dibawah 14 tahun dibutuhkan dosis hanya 25 mg.

Untuk memastikan kedua dosis tersebut, Anda bisa melakukan konsultasi kepada pihak yang berkompeten seperti dokter ataupun apoteker.

Setelah mengetahui dosis dari Diclofenac, Anda juga harus memahami bahwa obat ini memiliki berbagai jenis bentuk antara lain:

  1. Bentuk Tablet atau Oral

Salah satu jenis Diclofenac yang paling sering digunakan oleh kalangan masyarakat Indonesia adalah bentuk tablet. Tujuan penggunaan obat ini adalah sama untuk mengurangi rasa nyeri akut maupun peradangan akibat reumatoid artistik atau osteoartritis.

Saat menggunakan obat ini, Anda juga bisa mengurangi peradangan nyeri pada migrain akut. Namun setiap tujuan penggunaan diclofenac memang harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tubuh. Anda bisa segera mendapatkan jenis obat ini di Medicastore.

  1. Bentuk Suntik

Selain bentuk tablet, ternyata obat ini juga dapat digunakan untuk meredakan nyeri kolik ginjal. Bentuk suntik ini memang sangatlah efisien untuk membantu percepatan pengurangan rasa nyeri akibat nyeri kolik ginjal.

Biasanya bentuk suntik ini menggunakan dosis 75 mg yang disuntikkan melalui otot. Dosis tersebut dapat diulang setelah diberikan selama 30 menit jika memang diperlukan. Setiap pemberian suntik yang berulang harus diiringi dengan pertimbangan dan juga pengawasan dokter.

  1. Bentuk Gel

Jenis obat ini juga memiliki varian bentuk gel yang dapat membantu mengurangi nyeri sendi, keseleo, osteoristik dan juga nyeri pada peradangan. Penggunaan dari bentuk gel ini juga dirasa sangatlah efisien karena hanya memerlukan olesan 2 hingga 4 gram pada setiap titik nyeri yang Anda rasakan.

Penggunaan dosis pada bentuk gel ini juga memiliki maksimal pemakaian, yaitu 8 gram per hari. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan lama pengobatan yang dilakukan maksimal 7 hari.

Jika tidak mengalami perubahan atau penurunan rasa sakit pada nyeri sendi yang dirasakan, Anda wajib segera melakukan pemeriksaan kepada tim medis.

  1. Bentuk Tetes Mata

Ternyata Diclofenac juga dapat memiliki manfaat untuk membantu meredakan nyeri setelah dilakukannya operasi katarak. Oleh karena itu, obat ini memiliki bentuk tetes mata yang sangat membantu mengurangi rasa sakit pada mata pasca operasi.

Dosis penggunaan dari bentuk tetes mata ini juga telah ditentukan sebanyak satu tetes pada mata yang mengalami nyeri. Anda bisa melakukan pemberian tetes mata tersebut setelah 24 jam dilakukannya operasi.

Namun jika ragu, pastikan melakukan konstitusi terlebih dahulu agar Anda bisa mengetahui efek samping yang terjadi pada pemberian obat tersebut.

  1. Bentuk Suppositoria.

Salah satu bentuk Diclofenac yang juga sering digunakan oleh masyarakat adalah bentuk suppositoria. Bentuk dari obat ini mampu digunakan pada dosis 75 mg hingga 150 mg per hari.

Fungsi dari penggunaan obat bentuk suppositoria ini tentu saja untuk mengurangi rasa nyeri dan juga sakit pada bagian tubuh Anda. Dengan menggunakannya sesuai petunjuk, Anda dapat meredakan rasa nyeri pada artritis juvenil kronis yang dirasakan oleh remaja dan anak.

Setiap usia tersebut juga memiliki batasan dosis yang berbeda-beda, jangan lupa untuk selalu membaca aturan pakai yang benar pada setiap kemasan.

Wah ternyata banyak sekali ya bentuk dari Diclofenac yang bisa dipilih. Setiap orang memiliki selera atau kenyamanan dalam menggunakan obat. Oleh karena itu, Anda harus memahami karakter rasa sakit yang dirasakan untuk bisa memilih bentuk obat yang sesuai.

Selain itu, kami juga akan memberikan informasi mengenai bagaimana cara menggunakan Diclofenac. Supaya tidak salah konsumsi, mari kita baca artikel di bawah ini.

Cara Penggunaan Obat Diclofenac Dengan Baik dan Benar

Selain mengetahui apa saja bentuk dari obat tersebut, Anda juga mengetahui bagaimana cara menggunakan obat tersebut dengan baik dan benar. Pertama Anda mengikuti petunjuk dokter dan tetap harus membaca instruksi yang jelas pada setiap kemasan obat.

Hal tersebut tentu saja merupakan perpaduan tindakan yang sangat tepat dan aman sebelum mengkonsumsi obat jenis apapun.

Selanjutnya kami akan memberikan informasi bagaimana cara penggunaan obat diclofenac sebagai berikut:

  1. Diklofenak Tablet

Sebelum mengkonsumsi jenis tablet ini, Anda harus mengkonsumsi makanan terlebih dahulu. Hal tersebut tentu saja akan mengurangi resiko sakit perut setelah Anda mengkonsumsinya.

Obat ini bisa Anda telan secara utuh langsung dengan bantuan air. Untuk mendapatkan khasiat yang penuh pada obat ini, pastikan tidak melakukan pengurangan dosis pada tablet yang ada.  Anda juga tidak disarankan untuk mengunyah, menghancurkan bahkan membelah tablet tersebut.

  1. Diclofenac Suntik

Setiap bentuk obat tentu saja memiliki cara penggunaan yang berbeda-beda. Lain halnya dengan diklofenak suntik ini. Anda tidak bisa melakukan penyuntikan secara sembarangan.

Anda membutuhkan bantuan tenaga kesehatan atau medis. Anda bisa melakukan penyuntikan di rumah sakit ataupun klinik terdekat. Pastikan Anda juga memilih tim dokter ataupun tenaga kesehatan yang memang sudah handal dan berpengalaman di bidangnya. Biasanya obat ini disuntikan pada bagian otot ataupun pembuluh darah.

  1. Diklofenak Gel

Selain kedua jenis bentuk tersebut, bentuk gel bisa dijadikan alternatif untuk mendapatkan manfaat dari obat ini dengan durasi yang lebih cepat.

Obat ini bisa digunakan secara langsung pada bagian yang terasa nyeri. Namun sebelum menggunakannya, sebaiknya Anda melakukan pembersihan pada bagian tubuh tersebut.

Hal tersebut tentu akan membuat bagian tubuh yang terasa nyeri menjadi lebih mudah menyerap gel dan memberikan manfaat yang lebih maksimal.

Nah itu adalah berbagai jenis cara penggunaan obat Diclofenac berdasarkan bentuknya. Untuk mendapatkan obat tersebut, Anda bisa segera memesan di apotek terpercaya yaitu Medicastore.

Kami merupakan apotek resmi yang menyediakan semua kebutuhan kesehatan Anda, seperti obat, vitamin, alat kesehatan dan produk perawatan kecantikan. Anda bisa melakukan pemesanan dengan mudah melalui website kami.