Penyakit
23-02-2018

Sklerosis Multipel (Multiple Sclerosis)

Sklerosis Multipel adalah suatu kelainan dimana saraf-saraf pada mata, otak dan tulang belakang kehilangan selubung sarafnya (mielin).

Penyebab sklerosis multipel masih belum diketahui, tetapi diduga adanya virus atau antigen asing memicu timbulnya reaksi autoimun. Tubuh akan menghasilkan antibodi untuk melawan mielinnya sendiri, antibodi ini menyebabkan peradangan dan kerusakan pada selubung saraf.

Gejala awal yang sering terjadi adalah kesemutan, mati rasa atau perasaan aneh pada lengan, tungkai, batang tubuh atau wajah. Ketangkasan dan kekuatan tungkai atau tangan bisa hilang.

Beberapa penderita hanya memiliki gejala pada mata berupa penglihatan ganda, kebutaan parsial dan nyeri pada satu mata, penglihatan kabur atau suram atau hilangnya penglihatan pusat.

Selain itu, bisa juga terjadi perubahan emosi dan intelektual ringan pada awalnya. Petunjuk yang samar dari adanya demielinasi pada otak ini kadang dimulai jauh sebelum penyakitnya diketahui.

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Beberapa pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan antara lain :

  • Pemeriksaan laboratorium, untuk membedakan sklerosis multipel dengan penyakit lainnya yang mirip.
  • MRI, bisa menunjukkan daerah otak yang mengalami gangguan.
  • Pemeriksaan stimulasi saraf. Pada penderita sklerosis multipel, responnya lebih lambat karena terdapat gangguan dalam penghantaran sinyal di sepanjang saraf yang selubungnya telah hilang.

Sumber : www.medindia.net

Pengobatan untuk mengurangi gejala akut adalah pemberian obat untuk menekan sistem imunitas tubuh. Latihan rutin (misalnya dengan sepeda statis, berjalan, berenang atau peregangan) bisa mengurangi kekakuan otot dan membantu menjaga kesehatan jantung, otot dan psikis. Terapi fisik bisa membantu mempertahankan keseimbahan, kemampuan berjalan dan daya jangkau otot serta mengurangi kekakuan dan kelemahan otot.

PROGNOSIS

Sklerosis multipel memiliki perjalanan penyakit yang bervariasi dan tidak bisa diramalkan. Pada banyak penderita, penyakit ini dimulai dengan gejala tertentu, yang selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian tidak menunjukkan gejala lebih lanjut. Pada penderita lainnya, gejala semakin memburuk dan lebih meluas dalam beberapa minggu atau beberapa bulan.

Cuaca hangat, mandi air panas atau demam bisa memperberat gejala. Kekambuhan bisa terjadi secara spontan atau dipicu oleh infeksi (misalnya influenza). Jika kekambuhan sering terjadi maka kelainan semakin memburuk dan bisa bersifat menetap.

- A, Brian R. Multiple Sclerosis. Merck Manual Home Health Handbook. 2014.