Penyakit
23-02-2018

Infeksi Parasit Pada Otak

Pada beberapa daerah di dunia, infeksi otak dapat disebabkan oleh infeksi cacing atau parasit lainnya. Infeksi ini lebih sering terjadi pada negara-negara berkembang dan daerah pedesaan. 

Di belahan bumi bagian barat, infeksi parasit pada otak paling sering disebabkan oleh larva cacing pita babi. Setelah seseorang makan makanan yang terkontaminasi telur cacing, telur tersebut akan menetas menjadi larva di lambung, kemudian memasuki aliran darah dan dibawa ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

Gejala yang bisa ditemukan antara lain sakit sakit kepala, kejang, perubahan kepribadian, dan gangguan mental. Terkadang larva yang berubah menjadi kista akan menghambat aliran cairan di dalam ruangan-ruangan di otak sehingga menimbulkan tekanan pada otak.

Pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau CT (Computed Tomography) scan seringkali dapat menunjukkan adanya kista. Tetapi pemeriksaan darah dan analisa cairan serebrospinal seringkali diperlukan untuk memastikan diagnosa. 

Infeksi diobati dengan pemberian obat anti-helmintik. Terkadang, pembedahan diperlukan untuk memasang saluran untuk mengatasi tekanan yang tinggi di dalam kepala, yaitu dengan mengeluarkan cairan otak yang berlebih. Pembedahan juga bisa dilakukan untuk membuang kista pada otak.

Pada daerah-daerah tertentu, dimana makanan, minuman, dan airnya mungkin terkontaminasi oleh parasit, disarankan sebelumnya untuk memasak, mendidihkan, mengupas, atau jika mungkin tidak menggunakannya. 

- J, Michael. Parasitic Brain Infections. Merck Manual Handbook. 2008.

- P, Richard D. Schistosomiasis. Merck Manual Handbook. 2007.

- P, Richard D. Overview of Parasitic Infections. Merck Manual Handbook. 2007.