Penyakit
23-02-2018

Psedofolikulitis Barbae

Pseudofolikulitis Barbae adalah peradangan pada folikel (akar rambut) di daerah tempat tumbuhnya janggut.

Peradangan ini terjadi karena rambut yang keriting/ikal, sehingga ujungnya menusuk kulit. Keadaan ini paling sering terjadi pada rambut jenggot yang keriting, terutama pada pria berkulit hitam.

Pseudofolikulitis barbae merupakan sejenis folikulitis yang terjadi akibat iritasi pada kulit akibat rambut wajah (janggut) yang tumbuh ke dalam kulit (ingrown hair), sehingga terjadi reaksi peradangan tubuh terhadap benda asing. Kondisi ini bisa terjadi akibat cara bercukur yang membuat rambut wajah tumbuh ke arah kulit. Oleh karena itu, pseudofolikulitis barbae juga seringkali disebut sebagai razor bumps atau shaving rash.

Kulit di daerah tempat tumbuhnya janggut tampak memerah, terasa gatal dan ditemukan jerawat atau bisul kecil. Pada akhirnya bisa terbentuk jaringan parut.

Sumber : www.medscape.com

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada.

Penanganan untuk pseudofolikulitis barbae tergantung dari keparahan penyakit yang terjadi. Jika memungkinkan, biarkan janggut tumbuh panjang (bisa dibiarkan hingga 30 hari) untuk menghilangkan rambut yang tumbuh ke arah kulit (ingrown hair). Saat penderita telah siap untuk bercukur kembali, maka perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut :

  • Gunakan foam pelembab untuk membersihkan daerah yang dicukur
  • Gunakan pisau cukur tunggal. Pisau cukur ganda akan memotong rambut terlalu pendek, sehingga bisa membuat rambut tumbuh ke arah kulit.
  • Bercukurlah searah dengan folikel rambut, jangan berlawanan. Jangan meregangkan kulit saat bercukur.

Jika terjadi pseudofolikulitis barbae berat, maka bisa diberikan antibiotik topikal (yang dioleskan pada kulit) atau bahkan antibiotik oral (diminum). Antibiotik hanya diberikan jika terjadi infeksi. Untuk itu, periksakan dan konsultasikan pada dokter agar mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Penanganan lain yang bisa dilakukan adalah menghilangkan rambut dengan laser. Pada beberapa kasus, tindakan ini lebih efektif dibandingkan cara-cara lainnya.

- O, Amanda. Pseudofolliculitis Barbae. DermNet. New Zealand. 2013.