Penyakit
23-02-2018

Creeping Eruption (Migrasi Larva Kutaneus)

Creeping Eruption (Migrasi Larva Kutaneus) adalah suatu infeksi cacing tambang pada kulit, yang disebarkan melalui tanah yang hangat dan lembab. 

Siklus hidup cacing tambang dimulai ketika telur cacing tambang keluar bersama kotoran hewan ke tanah yang hangat dan lembab di mana telur dapat menetas menjadi larva. Larva cacing tambang inilah yang kemudian dapat menembus lapisan utuh kulit manusia yang mengalami kontak dengan tanah yang terinfeksi. Setelah menembus lapisan kulit, larva cacing tambang mulai bermigrasi dalam waktu beberapa hari. Migrasi larva kulit ini menyebabkan kelainan pada kulit berupa kemerahan yang menjalar dan gatal.

Penyebabnya adalah cacing tambang yang dalam keadaan normal hidup di dalam tubuh anjing atau kucing.

Telur cacing ditemukan di dalam tanah, berasal dari kotoran anjing atau kucing.
Jika kulit kaki menyentuh tanah maka cacing tambang bisa masuk ke dalam kulit.

Infeksi biasanya menyerang bagian tungkai bawah seperti kaki dan sela jari kaki. Tetapi infeksi juga dapat ditemukan di bagian tubuh lainnya seperti tangan, bokong atau punggung.

Gejala pada kulit memperlihatkan adanya migrasi/penjalaran dari cacing tambang di kulit berupa adanya terowongan yang tampak sebagai ruam kemerahan yang sedikit menonjol dan menjalar menyerupai benang kusut dimulai dari tempat masuknya larva ke kulit. Penjalaran pada kulit dapat bertambah 1-2 cm setiap harinya.

Timbul rasa gatal yang hebat.

Creeping eruption

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Digunakan larutan tiabendazole, albendazole, mebendazole, dan ivermectin yang dioleskan ke daerah yang terinfeksi.