Penyakit
02-09-2019

Vitiligo

Vitiligo adalah suatu keadaan dimana terjadi kehilangan sejumlah melanosit yang menyebabkan timbulnya bercak-bercak halus berwarna putih di kulit.

 

Penyebab

Penyebabnya tidak diketahui, tetapi diduga melibatkan sistem kekebalan (reaksi autoimun).

Vitiligo bisa terjadi setelah trauma fisik yang tidak biasa, terutama cedera kepala dan cenderung timbul bersamaan dengan penyakit tertentu, seperti:

  1. penyakit Addison
  2. diabetes
  3. anemia pernisiosa
  4. penyakit tiroid.

Secara psikis, vitiligo bisa mengganggu penderitanya karena perubahan pigmentasi pada kulitnya tidak sedap dipandang.
 

Gejala

Pada beberapa penderita tampak 1-2 bercak berbatas tegas; pada penderita lainnya bercak vitiligo menutupi suatu bagian tubuh yang luas. Perubahan ini tampak sangat jelas pada orang yang berkulit gelap.

Bercaknya datar, berbatas tegas dengan bentuk yang tidak beraturan. Sering ditemukan di wajah, sikut, lutut, tangan, kaki dan alat kelamin.

Kulit yang tidak memiliki pigmen ini sangat peka terhadap luka bakar karena matahari. Rambut yang tumbuh di atas kulit yang terkena vitiligo juga berwarna putih karena melanosit juga hilang dari selubung akar rambut (folikel).

 

Sumber gambar: www.mayoclinic.org

Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

 

Pengobatan

Belum ada pengobatan yang memuaskan, namun beberapa tindakan berikut dapat membantu

  1. Bercak yang kecil bisa disamarkan dengan kosmetika.
  2. Psoralen ( Trioxsalen, methoxsalen ) dan sinar ultraviolet A (PUVA) kadang efektif, tetapi harus terus dipakai sampai waktu yang tidak dapat ditentukan.
  3. Untuk mencegah terjadinya luka bakar karena matahari bisa digunakan tabir surya sebagai pelindung terhadap sinar matahari.
  4. Dapat diberikan kortikosteroid topikal seperti Hydrocortisone, BetamethasoneDesonide, Mometasone, Triamcinolone.
  5. Analog vitamin D seperti Calcipotriol membantu mengatur produksi sel dan regenearsi.