Penyakit
23-02-2018

Hipokalsemia Pada Bayi

Hipokalsemia adalah kadar kalsium darah yang rendah.

Kalsium merupakan garam yang membantu jantung dan otot-otot rangka tubuh untuk bekerja. Bayi yang sehat biasanya memiliki pengendalian kadar kalsium darah yang baik.

Kadar kalsium darah yang rendah (hipokalsemia) lebih cenderung terjadi pada bayi-bayi baru lahir, terutama bayi yang lahir prematur. Beberapa penyebab terjadinya hipokalsemia pada bayi baru lahir yang sering antara lain :

  • penggunaan obat-obat tertentu
  • diabetes pada ibu
  • adanya saat dimana kadar oksigen pada bayi sangat rendah, misalnya saat proses persalinan
  • infeksi
  • stress pada bayi akibat penyakit yang berat

Selain itu, ada beberapa gangguan yang jarang terjadi, yang dapat menyebabkan rendahnya kadar kalsium di dalam darah, misalnya sindroma DiGeorge dan hipoparatiroidisme kongenital.

Hipokalsemia yang terjadi sesaat setelah bayi lahir, penyebabnya belum sepenuhnya dimengerti, tetapi kemungkinan berhubungan dengan pemutusan secara tiba-tiba aliran kalsium dari ibu.

Hipokalsemia juga bisa terjadi akibat kadar fosfat yang tinggi dalam darah. Hal ini bisa terjadi pada bayi yang lebih besar yang diberikan susu sapi karena kandungan fosfat dalam susu sapi sangat tinggi.

Bayi dengan hipokalsemia seringkali tidak memiliki gejala. Namun terkadang, bayi dengan kadar kalsium yang rendah bisa memiliki gejala berupa :

  • tonus otot yang lemah
  • henti nafas (apneu)
  • tidak kuat menghisap
  • sulit makan
  • kekakuan pada tubuh (tetani)
  • tremor atau twitching (adanya sentakan-sentakan pada tubuh)
  • kejang

Diagnosis dipastikan dengan memeriksa kadar kalsium dalam darah.

Jika diperlukan, diberikan Kalsium tambahan dengan jumlah tertentu, baik melalui mulut ataupun melalui infus.

- J, Nicholas. Neonatal Hypocalcemia. The Merck Manual. 2012.

- K, Neil K. Hypocalcemia - Infants. Medline Plus. 2011.