Pernahkah Anda merasa pusing saat berdiri mendadak dari posisi duduk atau berbaring? Menurut Kemenkes, ketika seseorang berdiri, sekitar 300–800 ml darah berkumpul di tungkai bawah akibat gaya gravitasi sehingga aliran darah ke otak sempat berkurang.
Dalam keadaan normal, tubuh akan segera menyesuaikan tekanan darah sehingga Anda tidak merasa pusing. Namun, ketika mekanisme penyesuaian ini terganggu, keluhan dapat muncul berulang dan mengganggu aktivitas. Agar tidak salah langkah, penting untuk memahami penyebab, gejala, dan penanganannya.
Penyebab Pusing Saat Berdiri Mendadak
Dalam istilah medis dikenal sebagai hipotensi ortostatik, yaitu penurunan tekanan darah yang muncul ketika berdiri. Mengutip Cleveland Clinic, tekanannya dapat turun lebih dari 20 mmHg sistolik atau 10 mmHg diastolik dalam 3 menit setelah berdiri. Ini beberapa penyebab yang paling umum terjadi:
- Dehidrasi
Kekurangan cairan akibat demam, diare, muntah, atau keringat berlebih dapat menurunkan volume darah dalam tubuh secara signifikan. Ketika volume darah berkurang, jantung kesulitan menjaga tekanan tetap stabil, sehingga kepala terasa ringan dan pusing saat Anda berdiri.
- Bangun atau Berdiri Terlalu Cepat
Bangkit secara tiba-tiba dari posisi duduk atau berbaring membuat tubuh tidak sempat menyesuaikan aliran darah menuju otak. Inilah penyebab pusing yang paling sering terjadi, dan untungnya kondisi ini umumnya hanya bersifat sementara serta cepat mereda begitu Anda berdiam sejenak.
- Efek Samping Obat Tertentu
Beberapa jenis obat, seperti obat darah tinggi, diuretik, dan antidepresan, dapat menurunkan tekanan darah secara berlebihan. Karena tergolong obat keras, penggunaannya harus selalu mengikuti resep dan petunjuk dari dokter.
- Gangguan Jantung
Kondisi seperti gagal jantung, gangguan irama jantung, atau detak jantung yang terlalu lambat membuat jantung kesulitan memompa cukup darah saat Anda berdiri. Mayo Clinic menyebut masalah jantung sebagai salah satu pemicu utama hipotensi ortostatik yang perlu segera dievaluasi.
- Gangguan Saraf dan Penyakit Kronis
Diabetes, penyakit Parkinson, serta gangguan pada sistem saraf otonom dapat mengacaukan pengaturan tekanan darah otomatis tubuh. Akibatnya, tekanan darah gagal naik dengan cepat ketika Anda mengubah posisi secara mendadak, sehingga rasa pusing dan melayang pun lebih mudah muncul.
- Faktor Usia dan Tirah Baring Lama
Lansia berusia 65 tahun ke atas lebih rentan karena respons tubuh terhadap perubahan posisi melambat seiring bertambahnya usia. Berbaring atau tirah baring dalam waktu lama juga dapat memicu keluhan serupa saat kembali berdiri.
- Kehamilan dan Perubahan Hormon
Selama kehamilan, sistem peredaran darah mengalami perubahan yang dapat menurunkan tekanan darah, terutama pada trimester awal. Kondisi ini membuat ibu hamil lebih mudah merasa pusing saat berdiri mendadak dari posisi duduk.
Beberapa Faktor yang Meningkatkan Risiko
Selain berbagai penyebab di atas, ada sejumlah faktor yang membuat seseorang lebih mudah mengalami pusing saat berdiri. Beberapa kondisi berikut perlu Anda waspadai, terutama apabila dialami dalam jangka panjang dan berulang:
- Berusia lanjut, yakni 65 tahun ke atas.
- Memiliki riwayat tekanan darah rendah atau gangguan jantung.
- Menderita diabetes atau penyakit saraf dalam jangka panjang.
- Sedang menjalani pengobatan yang dapat mempengaruhi tekanan darah.
- Kurang minum atau sering beraktivitas di bawah cuaca panas.
- Jarang bergerak atau menjalani tirah baring dalam waktu lama.
Inilah Beberapa Faktor Gejala yang Perlu Diwaspadai
Selain rasa pusing, hipotensi ortostatik kerap disertai gejala lain yang sebaiknya tidak Anda abaikan. Mengenali tanda-tandanya sejak awal akan membantu Anda mengambil langkah penanganan yang lebih cepat dan tepat, sebelum keluhan bertambah berat. Berikut sejumlah gejala yang biasanya muncul:
- Kepala terasa ringan, melayang, atau seperti berputar saat berdiri.
- Pandangan tiba-tiba kabur atau menggelap untuk sesaat.
- Tubuh terasa lemas, mual, atau berkeringat dingin.
- Jantung berdebar lebih cepat dari biasanya (palpitasi).
- Sulit berkonsentrasi, bingung, atau linglung sejenak.
- Pingsan atau kehilangan kesadaran pada kasus yang lebih berat.
Cara Mengatasi Pusing Saat Berdiri Mendadak

Sebagian besar kasus ringan dapat diredakan dengan perubahan gaya hidup yang sederhana. Berikut beberapa cara mengatasi pusing ketika berdiri mendadak yang bisa Anda terapkan dalam keseharian:
- Bangun Secara Perlahan dan Bertahap
Saat ingin berdiri, duduklah lebih dahulu di tepi tempat tidur selama kurang lebih satu menit sebelum berdiri penuh. Cara sederhana ini membuat tubuh waktu untuk menyesuaikan tekanan darah secara bertahap. Selain itu, juga bisa mencegah pusing yang dapat membuat Anda kehilangan keseimbangan.
- Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Minum air putih dalam jumlah yang cukup setiap hari membantu menjaga volume darah tetap stabil. Mayo Clinic menyarankan asupan cairan yang memadai, terutama saat cuaca panas, sedang sakit, atau setelah Anda berolahraga dengan intensitas tinggi.
- Atur Asupan Garam dengan Bijak
Pada sebagian kasus, menambah asupan garam dapat membantu menaikkan tekanan darah yang terlalu rendah. Namun, lakukan hal ini hanya setelah berkonsultasi dengan dokter agar tetap aman dan tidak justru memicu masalah tekanan darah tinggi di kemudian hari.
- Hindari Pemicu yang Memperberat
Batasi kebiasaan berdiri terlalu lama, hindari udara panas dan lembab, serta jangan mandi air panas terlalu lama. Bila gejala mulai muncul, segera duduk atau berbaring agar keluhan dapat cepat mereda dan tidak berujung pingsan.
- Menaikkan Posisi Kepala Saat Tidur
Mengganjal kepala sedikit lebih tinggi saat tidur dapat membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan posisi pada pagi hari. Lakukan secara bertahap dan konsultasikan dengan dokter apabila keluhan tetap menetap meski sudah dicoba.
Cegah Pusing Saat Berdiri Mendadak dan Ketahui Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?
Pusing sesekali umumnya tidak berbahaya dan bisa mereda dengan sendirinya. Namun, Anda dianjurkan segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami beberapa kondisi berikut, karena bisa jadi pertanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius:
- Pusing sering berulang atau berlangsung lebih dari beberapa menit.
- Pernah pingsan atau kehilangan kesadaran meski hanya sebentar.
- Gejala muncul saat berkendara atau melakukan aktivitas berbahaya.
- Disertai nyeri dada, sesak napas, atau jantung berdebar kencang.
- Keluhan tidak membaik meski Anda sudah mengubah gaya hidup.
Atasi Pusing dengan Penanganan dan Produk yang Tepat!
Dengan mengenali penyebabnya dan menerapkan langkah penanganan yang tepat, Anda dapat menurunkan frekuensi keluhan ini secara bertahap sekaligus menjaga kualitas aktivitas harian tetap optimal. Untuk mendukung pemulihan, Anda dapat melengkapi kebutuhan kesehatan melalui apotik online Medicastore.
Tersedia berbagai produk, mulai dari alat ukur tekanan darah dan suplemen penambah stamina, hingga larutan oralit penjaga cairan tubuh, lengkap dengan harga bersaing. Kunjungi website Medicastore atau unduh aplikasinya untuk melihat katalog lengkap sekaligus membandingkan harga dengan mudah.
Pusing saat berdiri mendadak memang umum dialami, tetapi sebaiknya tidak diabaikan jika sering berulang. Dukung dan pesan kebutuhan kesehatan Anda secara online dan jaga tubuh tetap bugar tanpa perlu repot keluar rumah hanya melalui link di atas.
Referensi:
- Cleveland Clinic. Orthostatic Hypotension: Symptoms & Treatment. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9385-low-blood-pressure-orthostatic-hypotension
- Mayo Clinic. Orthostatic Hypotension (Postural Hypotension) – Symptoms & Causes. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/orthostatic-hypotension/symptoms-causes/syc-20352548
- American Academy of Family Physicians (AAFP). Orthostatic Hypotension. https://www.aafp.org/afp/2022/0100/p39-s1
- Kementerian Kesehatan RI. Hipotensi Ortostatik Ketika Tekanan Darah Menurun dengan Perubahan Posisi. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3085/hipotensi-ortostatik-ketika-tekanan-darah-menurun-dengan-perubahan-posisi
- Alodokter. Hipotensi Ortostatik – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan. https://www.alodokter.com/hipotensi-ortostatik
- Hello Sehat. Kepala Pusing Saat Berdiri? Bisa Jadi Hipotensi Ortostatik Penyebabnya. https://hellosehat.com/jantung/jantung-lainnya/hipotensi-ortostatik/
- Siloam Hospitals. Mengenal Hipotensi Ortostatik, Ditandai Pusing saat Berdiri. https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/mengenal-hipotensi-ortostatik