Proteinosis Alveolar Pulmoner
Penyakit
16-01-2020

Proteinosis Alveolar Pulmoner

(Sumber gambar: www.nejm.org)

Proteinosis Alveolar Pulmoner (Alveolar Proteinosis) adalah penyakit yang jarang terjadi, di mana alveoli (kantong udara di paru-paru) tersumbat oleh cairan yang kaya akan protein.

Penyebab

Pada beberapa kasus, penyebabnya tidak diketahui. Pada kasus lainnya, penyakit ini berhubungan dengan infeksi atau gangguan sistem kekebalan tubuh. Proteinosis alveolar pulmoner paling sering ditemukan pada usia 30-50 tahun dan lebih sering terjadi pada pria.

Gejala

Gejala yang bisa ditemukan antara lain: batuk, sesak napas, demam, penurunan berat badan, dan kelelahan. Namun bisa juga tanpa gejala.

Diagnosis

Beberapa pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan:

  1. Rontgen atau CT scan dada
  2. Tes fungsi paru
  3. Analisa gas darah
  4. Bronkoskopi disertai lavage paru (pembilasan paru)

Penanganan

Penderita dengan gejala ringan atau tanpa gejala sama sekali, tidak memerlukan pengobatan. Bila terdapat gejala, maka perlu dilakukan pembilasan paru secara periodik untuk membuang protein dari dalam paru-paru. Jika gejala penyakit berat dan kadar oksigen darah rendah, maka penderita perlu dibius total sehingga keseluruhan paru-paru dapat dibersihkan. Untuk sebagian penderita, pembilasan paru cukup dilakukan sekali, tetapi penderita lainnya perlu menjalani lavage setiap 6-12 bulan sekali selama bertahun-tahun.

Prognosis

Penderita proteinosis alveolar pulmoner sering mengalami sesak napas yang tidak menentu. Tetapi penyakit ini jarang menyebabkan kematian, selama pembilasan paru-paru dilakukan secara teratur. Pada beberapa kasus terjadi pemulihan spontan dan pada penderita lainnya terjadi kegagalan pernapasan yang progresif.

Referensi:

  • - H, Denis. Pulmonary Alveolar Proteinosis. Medline Plus. 2013.
  • - K, Talmadge E. Pulmonary Alveolar Proteinosis. Merck Manual Handbook. 2008.