Psittakosis
Penyakit
27-01-2020

Psittakosis

Psittakosis (Parrot Fever) adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia psittaci, yang ditularkan kepada manusia oleh burung serta menyebabkan gejala sistemik (seluruh tubuh) dan pneumonia.

Penyebab

Penyebabnya adalah bakteri Chlamydia psittaci, yang bisa ditemukan pada burung beo, betet dan burung merpati; juga pada burung dara, kutilang, ayam dan kalkun.

Jalur infeksi utama adalah melalui sistem pernapasan. Infeksi terjadi setelah organisme penyebabnya (Chlamydia psittaci) terhirup, yaitu melalui kotoran unggas yang mengering atau sekret saluran napas dari unggas yang sakit. Setelah terhirup, Chlamydia psittaci berikatan dengan sel-sel epitel saluran napas kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Manusia bisa terkena penyakit ini akibat memelihara unggas yang sakit. Paparan singkat pada unggas yang sakit juga bisa menyebabkan infeksi, misalnya pada pengunjung yang datang ke toko hewan.

Orang-orang yang paling berisiko terkena penyakit ini :

  1. Orang yang memelihara burung
  2. Pegawai toko hewan
  3. Pekerja di tempat pengolahan unggas
  4. Dokter hewan

Gejala

Gejala umumnya muncul setelah 5-14 hari setelah terinfeksi, tetapi bisa juga sampai 54 hari. Berat ringannya penyakit tergantung kepada usia penderita dan luasnya jaringan paru-paru yang terkena. Gejala-gejala yang bisa ditemukan antara lain berupa : 
- Demam dan menggigil
- Nyeri otot
- Sakit kepala
- Lelah
- Batuk kering
- Sesak napas
- Nyeri tenggorokan
- Mimisan
- Gejala saluran cerna, seperti mual, muntah, nyeri perut, dan diare, tetapi lebih jarang terjadi
- Ruam pada wajah (Horder spots)

Diagnosis

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan antara lain :

  1. Rontgen atau CT scan dada
  2. Pemeriksaan darah
  3. Kultur dahak, tetapi cenderung dihindari karena adanya risiko penularan pada petugas laboratorium yang mengerjakan

Penanganan

Setelah diagnosis dipastikan, psittakosis diobati dengan pemberian antibiotik. Penyembuhan mungkin akan memerlukan waktu yang lebih lama, terutama jika kasusnya berat. Pada kasus berat yang tidak diobati, tingkat kematian dapat mencapai 30%.

Pencegahan

Peternak burung dan pemilik burung dapat melindungi dirinya dengan menghindari kontak dengan burung yang sakit.

Referensi:

- L, K Dieter. Psittacosis. Medscape. 2013.