Penyakit
23-02-2018

Limfangiektasia Intestinal

Limfangiektasia intestinal, atau disebut juga sebagai hipoproteinemia idiopatik, merupakan suatu kelainan yang jarang terjadi, dimana pembuluh limfe yang mensuplai usus halus menjadi tersumbat.

Pembuluh limfe dari saluran cerna membawa lemak yang diserap oleh usus halus. Namun terkadang, pembuluh limfe ini tidak terbentuk dengan baik pada saat lahir, sehingga alirannya menjadi tersumbat.

Pada kasus yang lebih jarang, pembuluh limfe bisa tersumbat di kemudian hari akibat berbagai kondisi, seperti peradangan pankreas atau gangguan selaput jantung (perikarditis konstriktif). Pada kedua kasus tersebut, tekanan di dalam pembuluh limfe menjadi meningkat sehingga cairan limfe berbalik keluar ke usus halus, serta mengganggu penyerapan lemak dan protein ke dalam aliran darah.

Gejala-gejala yang bisa ditemukan antara lain :

  • Pembengkakan pada salah satu atau kedua tungkai. Pembengkakan jaringan bisa terjadi akibat kadar protein yang rendah di dalam darah.
  • Diare
  • Mual, muntah
  • Tinja yang berlemak
  • Nyeri perut
  • Hambatan pertumbuhan pada anak-anak

Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan antara lain :

  • Biopsi, biasanya dilakukan untuk memastikan diagnosa. Contoh jaringan usus halus diambil dengan menggunakan endoskopi untuk diperiksa secara mikroskopis.
  • Pemeriksaan foto sinar-X dengan menyuntikan zat kontras melalui pembuluh limfe di kaki. Zat kontras kemudian akan mengalir ke daerah perut dan dada, sehingga bisa menunjukkan pembuluh limfe usus yang abnormal.
  • Pemeriksaan darah, bisa dilakukan untuk melihat apakah terdapat komplikasi, misalnya kadar protein, kolesterol, dan sel-sel darah putih yang rendah di dalam darah.

Penanganan yang bisa dilakukan antara lain :

  • Mengatasi penyebab spesifik terjadinya limfangiektasia intestinal, jika ada.
  • Mengatur asupan makanan, yaitu dengan mengkonsumsi makanan rendah lemak dan protein tinggi.
  • Mendapat tambahan kalsium, vitamin, dan lemak tertentu (trigliserida) yang langsung diserap ke dalam darah dan tidak melalui pembuluh limfe.

- R, Atenodoro E. Intestinal Lymphangiectasia. Merck Manual Handbook. 2013.