Penyakit
23-02-2018

Gastroenteritis Sebagai Efek Samping Obat

Gastroenteritis yang terjadi akibat efek samping obat merupakan rasa mual, muntah, dan diare yang terjadi akibat mengkonsumsi obat tertentu.

Beberapa obat yang seringkali menyebabkan terjadinya gastroenteritis yaitu :

  • Antasida yang mengandung magnesium sebagai bahan utama
  • Antibiotik. Penggunaan antibiotik bisa menyebabkan terjadinya diare akibat Clostridium difficile.
  • Obat kemoterapi
  • Terapi radiasi
  • Kolkisin, yang biasanya digunakan untuk gout
  • Digoxin, yang biasanya digunakan pada orang-orang dengan gagal jantung atau gangguan irama jantung
  • Obat cacing
  • Pencahar. Pemakaian obat pencahar yang tidak semestinya bisa menyebabkan terjadinya diare, muntah-muntah, lemas, hilangnya elektrolit tubuh, dan gangguan lainnya.

Penderita bisa mengalami mual, muntah, dan diare setelah menggunakan obat tertentu.

Sumber : www.diagnosisdisease.com

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala yang ada dan riwayat pemakaian obat tertentu, yang bisa menimbulkan efek samping berupa gastroenteritis.

Mungkin tidak mudah untuk bisa mengetahui apakah suatu obat menyebabkan terjadinya gastroenteritis. Pada kasus yang ringan, penderita bisa diminta untuk menghentikan pemakaian obat dan kemudian mulai memakainya lagi. Jika gejala-gejala membaik saat obat dihentikan dan gejala-gejala muncul kembali saat obat digunakan, maka obat tersebut bisa merupakan penyebab timbulnya gejala-gejala gastroenteritis. Pada kasus yang berat, penderita mungkin perlu menghentikan pemakaian obat untuk seterusnya.

- B, Thomas G. Overview of Gastroenteritis. Merck Manual Handbook. 2012.