Penyakit
23-02-2018

Glukagonoma

Glukagonoma merupakan suatu jenis tumor pankreas yang menghasilkan hormon glukagon, yang akan menaikkan kadar gula (glukosa) dalam darah dan menimbulkan ruam kulit yang khas.

Sekitar 80% kasus glukagonoma bersifat ganas. Namun, tumor ini tumbuh dengan lambat, dan banyak penderita yang bisa bertahan hidup sampai 15 tahun atau lebih setelah terdiagnosa.

Penyebabnya tidak diketahui. Beberapa penderita memiliki neoplasma endokrin multiple.

Gejala rata-rata mulai terjadi pada usia 50 tahun, dan sekitar 80% penderita glukagonoma adalah wanita.

Kadar glukagon yang tinggi di dalam darah menyebabkan timbulnya gejala-gejala yang mirip dengan diabetes, misalnya penurunan berat badan dan sering berkemih. Pada 90% penderita bisa ditemukan adanya ruam kulit kronis berwarna merah kecoklatan (necrolytic migratory erythema) dan lidah yang licin, mengkilap, berwarna orange-merah terang. Sudut mulut juga bisa menjadi pecah-pecah. Selain itu, bisa terdapat ruam kulit yang mengelupas, dimulai pada daerah selangkangan dan meluas ke bokong, lengan, tangan, kaki, dan tungkai.

Necrolytic migratory erythema - Sumber : www.endocrinediseases.org

Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk memastikan diagnosa glukagonoma :

  • Pemeriksaan kadar hormon glukagon yang tinggi di dalam darah
  • Pemeriksaan pencitraan, seperti CT scan, ultrasonografi endoskopik, MRI, atau PET scan, untuk menunjukkan adanya tumor.

CT scanner

Sumber : www.medicalnewstoday.com

Penanganan yang dilakukan antara lain berupa :

  • Pengangkatan tumor melalui pembedahan. Tindakan ini bisa menghilangkan gejala-gejala yang ada. Pemberian zink juga bisa dilakukan untuk membantu mengatasi ruam kulit.
  • Kemoterapi, bisa dilakukan jika pembedahan tidak mungkin dilakukan atau jika tumor telah menyebar. Kemoterapi bisa menurunkan kadar glukagon dan mengurangi gejala-gejala yang ada. Namun, kemoterapi tidak dapat memperbaiki angka harapan hidup.

Belum ada cara yang diketahui dapat mencegah terjadinya glukagonoma.

- L, Elliot M. Pancreatic Endocrine Tumors. Merck Manual Handbook. 2013.