Penyakit
23-02-2018

Ruptur Esofagus

Esofagus merupakan saluran tempat lewatnya makanan yang menghubungkan mulut dengan lambung. Ruptur esofagus adalah robekan yang menembus dinding esofagus, sehingga membuatnya menjadi berlubang.

Beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya ruptur esofagus :

  • Tindakan medis tertentu yang memasukkan alat melalui mulut dan kerongkongan, misalnya pemeriksaan endoskopi
  • Muntah-muntah yang hebat
  • Menelan benda asing atau bahan kimia kaustik, seperi cairan pembersih
  • Menelan makanan berukuran besar
  • Tumor
  • Refluks gastroesofageal dengan ulserasi
  • Riwayat pembedahan pada esofagus
  • Trauma atau cedera pada dada dan esofagus
  • Cedera pada esofagus saat melakukan pembedahan pada organ lain di dekatnya (jarang sekali terjadi)

Ruptur esofagus menyebabkan isi esofagus keluar ke daerah sekitarnya di dalam dada, dan mengakibatkan terjadinya peradangan hebat di luar esofagus (mediastinitis). Peradangan ini menyebabkan cairan dari luar masuk ke dalam lapisan yang meliputi paru (efusi pleura). Penderita juga bisa mengalami nyeri dada, nyeri perut, kesulitan menelan, gangguan bernafas, dan syok. Risiko terjadinya kematian akibat ruptur esofagus yang besar sangatlah tinggi, meskipun penderita telah mendapat penanganan.

Karena barium (zat kontras yang melapisi saluran cerna sehingga bisa tampak jelas pada foto sinar-X) bisa menimbulkan iritasi hebat, maka diagnosa bisa dipastikan dengan melakukan pemeriksaan foto sinar-X esofagus setelah penderita meminum kontras yang lebih aman. Selain itu, bisa juga dilakukan pemeriksaan CT scan untuk melihat apakah terdapat abses di dada atau kanker esofagus.

Pembedahan perlu segera dilakukan untuk memperbaiki esofagus dan membersihkan daerah di sekitarnya. Sebelum pembedahan, bisa dilakukan penanganan untuk mengatasi syok yang mungkin terjadi.

- D, Michael C. Injury to The Esophagus. Merck Manual Home Health Handbook. 2007.

- L, George F. Esophageal Perforation. Medline Plus. 2012.