Penyakit
23-02-2018

Polikondritis Kambuhan

Polikondritis Kambuhan merupakan suatu gangguan yang jarang terjadi, dimana terdapat episode peradangan destruktif berulang pada tulang rawan dan jaringan ikat lainnya di banyak organ.

Penyebab terjadinya gangguan ini belum diketahui, tetapi diduga karena reaksi autoimun pada tulang rawan, dimana sistem kekebalan tubuh salah menyerang jaringan tubuhnya sendiri.

Gejala-gejala yang muncul tergantung dari bagian tubuh yang terkena, misalnya :

  • Peradangan di tulang rawan telinga
  • Peradangan di sendi
  • Peradangan di tulang rawan hidung. Hidung menjadi terasa nyeri dan tulang rawan bisa menjadi kollaps.

Sumber : www.emedicine.medscape.com

  • Peradangan pada mata.
  • Peradangan di laring, trakea, atau saluran nafas di paru-paru, sehingga menyebabkan suara menjadi serak, batuk kering, sesak nafas, dan nyeri di daerah jakun (Adam's apple).
  • Peradangan di jantung atau ginjal.

Gangguan ini juga bisa mengenai saraf di telinga bagian dalam, sehingga bisa terjadi gangguan pendengaran dan keseimbangan, dan pada akhirnya juga bisa terjadi gangguan penglihatan.

Orang-orang dengan gangguan ini bisa meninggal jika tulang rawan di saluran nafas menjadi kollaps, sehingga menyumbat aliran nafas, atau jika terjadi kerusakan berat pada jantung dan pembuluh darah.

Diagnosa polikondritis kambuhan didasarkan dari gejala-gejala yang ada. Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan :

  • Biopsi tulang rawan yang terkena
  • Pemeriksaan darah, untuk mendeteksi adanya peradangan
  • Spirometri
  • CT scan

Penanganan yang diberikan antara lain berupa :

  • Pengobatan untuk menekan peradangan. Obat anti peradangan non-steroid (NSAID) bisa diberikan untuk kasus yang ringan.
  • Pemantauan risiko terjadinya aterosklerosis
  • Pembedahan untuk memperbaiki tulang rawan yang kollaps atau jika terjadi penyempitan pada trakea.

- H, Rulla A. Relapsing Polychondritis. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.

- S, William C. Relapsing Polychondritis. Medicine Net. 2011.