Penyakit
23-02-2018

Osteomielitis

Osteomielitis adalah infeksi tulang yang biasanya disebabkan oleh bakteri, tetapi kadang-kadang disebabkan oleh jamur.

Tulang, yang biasanya terlindung dengan baik dari infeksi, bisa mengalami infeksi melalui 3 cara:

  • Aliran darah
  • Penyebaran langsung melalui luka terbuka, misalnya pada patah tulang terbuka atau akibat tusukan objek tertentu yang mengenai tulang.
  • Infeksi dari struktur di sekitarnya, misalnya infeksi dari sendi buatan atau jaringan lunak di dekatnya.

Faktor risiko terjadinya osteomyelitis antara lain :

  • Diabetes
  • Hemodialisa
  • Suplai darah yang buruk
  • Cedera
  • Penggunaan obat-obat suntik terlarang dengan jarum yang tidak steril
  • Orang yang telah menjalani pengangkatan limpa
  • Berbagai kondisi yang menggangu sistem kekebalan tubuh, misalnya orang-orang yang menjalani kemoterapi, mendapatkan transplantasi organ, memiliki diabetes yang tidak terkontrol dengan baik, dan menggunakan kortikosteroid atau obat-obat yang menekan sistem kekebalan tubuh lainnya.

Tanda dan gejala terjadinya osteomyelitis antara lain :

  • Demam atau menggigil
  • Rasa tidak enak badan yang menyeluruh
  • Daerah yang terinfeksi membengkak, kemerahan, terasa hangat dan nyeri

Terkadang osteomyelitis tidak menimbulkan tanda atau gejala apapun, atau memiliki tanda dan gejala yang sulit dibedakan dengan gangguan lainnya.

Sumber : www.medscape.com

Diagnosis didasarkan pada gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan :

  • Pemeriksaan darah. Tidak ada pemeriksaan darah yang bisa menunjukkan bahwa seseorang memiliki osteomyelitis atau tidak. Tetapi, pemeriksaan ini bisa menunjukkan adanya tanda-tanda infeksi.
  • Pemeriksaan pencitraan, seperti foto sinar-X, CT Scan, atau MRI.
  • Biopsi tulang, untuk menunjukkan jenis kuman yang menyebabkan infeksi.

Tujuan terapi osteomyelitis adalah untuk menghilangkan infeksi dan mengurangi kerusakan pada tulang dan jaringan sekitarnya.

- Pengobatan yang diberikan ditentukan sesuai dengan penyebabnya. Biopsi tulang bisa menunjukkan jenis mikroorganisme yang menyebabkan infeksi, sehingga bisa ditentukan obat yang paling efektif untuk mengatasi infeksi tersebut.

- Pembedahan, bisa dilakukan untuk :

  • Membersihkan daerah yang terinfeksi.
  • Membuang jaringan dan tulang yang mati
  • Mengembalikan aliran darah ke tulang. 
  • Mengangkat benda asing, misalnya sendi buatan atau plate and screw yang dipasang pada patah tulang.
  • Amputasi anggota tubuh yang terinfeksi untuk menghentikan penyabaran infeksi lebih lanjut.
  • Menstabilkan tulang belakang yang terinfeksi 

Kenali dan kendalikan faktor-faktor risiko terjadinya osteomyelitis, misalnya diabetes dan penggunaan obat-obat suntik ilegal dengan jarum yang tidak steril. Lakukan pencegahan untuk menjaga agar tidak terjadi luka pada tubuh, yang bisa menjadi tempat masuknya kuman ke dalam tubuh.

- Mayo Clinic. Osteomyelitis. 2012.

- S, Steven. Osteomyelitis. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.

- V, Jatin M. Osteomyelitis. Medline Plus. 2013.