Penyakit
23-02-2018

Pembesaran Prostat Jinak

Prostat adalah kelenjar yang mengelilingi leher kantung kemih dan saluran kemih pada pria. Kelenjar ini berfungsi untuk menghasilkan cairan berwarna putih susu sebagai makanan sperma dan mengangkut sperma keluar dari penis pada saat pria mengalami ejakulasi.

Ketika pria berusia di atas 50 tahun, sering terjadi pembengkakan prostat yang merupakan hal alamiah karena proses penuaan.

Jika terjadi pembengkakan, maka kelenjar prostat akan menekan saluran kencing sehingga menyebabkan timbulnya masalah pada saluran kencing yaitu terhambatnya aliran air seni. Air seni tidak semuanya dapat dikeluarkan dan tertinggal di dalam kantung kemih. Air seni yang tersisa ini akan menimbulkan proses peradangan yang pada akhirnya akan mempermudah terbentuknya batu pada kantung kemih. 

 

Penyebabnya tidak diketahui, tetapi mungkin akibat adanya perubahan kadar hormon yang terjadi karena proses penuaan, yaitu hormon dihidrotestosteron.

Sumber : www.urologix.com

 

Tanda dan Gejala Pembengkakan Prostat :
- Sering tiba-tiba merasakan keinginan untuk buang air kecil
- Sulit mengeluarkan air seni meskipun sudah "kebelet"
- Sering buang air kecil di malam hari
- Aliran air seni yang keluar lemah, tidak memancar bahkan menetes
- Air seni yang keluar tidak lancar, bisa tiba-tiba berhenti atau keluar lagi
- Air seni masih ada yang menetes setelah merasa selesai buang air kecil
- Setelah selesai buang air kecil, kantung kemih masih terasa berisi

Sumbatan total menyebabkan penderita tidak dapat berkemih. Jika terjadi infeksi kandung kemih, akan timbul rasa terbakar saat berkemih dan juga demam. Air kemih yang tertahan di kandung kemih juga bisa menyebabkan bertambahnya tekanan pada ginjal, tetapi jarang menyebabkan kerusakan ginjal yang menetap.

Diagnosis didasarkan dari gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Pemeriksaan colok dubur bisa dilakukan untuk merasakan/meraba kelenjar prostat. Biasanya dilakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui fungsi ginjal dan untuk penyaringan kanker prostat (mengukur kadar antigen spesifik prostat). Jika kadar antigen meningkat, maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan apakah terdapat kanker prostat.

Selain itu, dengan menggunakan USG, bisa diketahui ukuran kelenjar dan ditentukan penyebab terjadinya BPH. Kadang dilakukan pemeriksaan dengan endoskopi yang dimasukkan melalui uretra untuk mengetahui penyebab lainnya dari penyumbatan saluran kemih.

Jika sumbatan masih minimal, maka bisa dilakukan beberapa cara sebagai berikut :

  • Mandi air hangat
  • Segera berkemih pada saat keinginan untuk berkemih muncul
  • Lakukan aktivitas seksual (ejakulasi) seperti biasanya
  • Hindari alkohol
  • Hindari asupan cairan yang berlebihan (terutama pada malam hari)
  • Kurangi asupan cairan beberapa jam sebelum tidur
  • Hindari pemakaian obat flu yang dijual bebas, yang mengandung dekongestan karena bisa meningkatkan gejala BPH.

Obat-obatan

  • Alfa 1-blocker, seperti Doxazosin, Prazosin, Tamsulosin dan Terazosin.
    Obat-obat tersebut menyebabkan pengenduran (relaksasi) otot-otot pada kandung kemih.
  • Finasteride & Dutasteride, menghambat hormon DHT yang menyebabkan pembesaran prostat. Diperlukan waktu sekitar 3-6 bulan sampai terjadinya perbaikan yang berarti. Efek samping dari obat tersebut adalah berkurangnya gairah seksual dan impotensi.
  • Obat lainnya, misalnya untuk mengobati prostatitis kronis, yang seringkali menyertai BPH, bisa diberikan antibiotik.

Pembedahan

Pembedahan biasanya dilakukan terhadap penderita yang mengalami kesulitan untuk mengendalikan pengeluaran air kemih, adanya darah dalam air kemih, kesulitan untuk berkemih, atau infeksi saluran kemih berulang. Pemilihan prosedur pembedahan tergantung dari beratnya gejala serta ukuran dan bentuk kelenjar prostat, misalnya :

  • TURP (trans-urethral resection of the prostate), merupakan pembedahan BPH yang paling sering dilakukan, yaitu dengan memasukan alat endoskopi ke dalam penis. Karena tidak melakukan sayatan, maka risiko terjadinya infeksi berkurang.
  • Prostatektomi terbuka. Sebuah sayatan bisa dibuat di perut di atas tulang kemaluan atau di daerah perineum (daerah skrotum sampai anus). Tindakan ini jarang digunakan karena angka kejadian impotensi setelah pembedahan mencapai 50%.
  • Hindari minum kopi dan teh terutama di sore atau malam hari, karena kafein dapat mengiritasi kantung kemih sehingga keinginan untuk buang air kecil di malam hari akan semakin meningkat
  • Aktif bergerak karena urine akan tertahan jika bergerak sehingga dapat mengurangi keinginan buang air kecil yang terus-menerus
  • Kurangi minum setelah jam 7 malam agar dapat mengurangi keinginan untuk buang air kecil di malam hari
  • Usahakan tubuh dalam kondisi hangat karena suhu yang dingin dapat meningkatkan keinginan untuk buang air kecil
  • Hindari menunggu kantung kemih sampai terisi penuh. Biasakan sejam sekali untuk buang air kecil
  • Konsumsi suplemen yang mengandung saw palmetto untuk meringankan gejala prostat
  • Untuk mereka yang tidak terbantu setelah mengkonsumsi suplemen biasanya dokter akan memberi obat yang dapat membantu memudahkan buang air kecil dan obat yang mengurangi kadar dihidrotestosteron
  • Terapkan pola hidup sehat dan lakukan hubungan seksual secara teratur
  • Lakukan pemeriksaan prostat ke urolog minimal setahun sekali
  • http://emedicine.medscape.com
  • http://www.webmd.com/men/prostate-enlargement-bph
  • http://www.medicinenet.com/benign_prostatic_hyperplasia
  • http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/benign-prostatic-hyperplasia