Penyakit
23-02-2018

Sleep Apneu

Sleep Apneu merupakan gangguan tidur yang serius, dimana penderita yang sedang tidur berulang-ulang mengalami henti nafas (apneu) dalam waktu yang cukup lama sehingga menyebabkan berkurangnya jumlah oksigen di dalam darah dan otak dan bertambahnya jumlah karbondioksida.

Terdapat 2 jenis sleep apneu:

  1. Sleep apneu obstruktif, disebabkan oleh adanya sumbatan di dalam tenggorokan atau saluran udara bagian atas
  2. Sleep apneu sentralis, disebabkan oleh adanya kelainan fungsi di dalam otak yang mengatur pernafasan

Faktor resiko untuk terjadinya sleep apneu obstruktif adalah:
- Merokok
- Kegemukan
- Penggunaan alkohol yang berlebihan
- Penyakit paru-paru (misalnya emfisema)

Gejala saat tidur biasanya pertama kali diketahui oleh pasangannya atau teman sekamar. Pada semua jenis sleep apnea, terjadi gangguan nafas, menjadi lambat dan dangkal, atau nafas dapat tiba-tiba berhenti (terkadang sampai 1 menit), kemudian berlanjut.

Pada sleep apneu obstruktif, gejala yang paling sering ditemukan adalah dengkuran yang mengganggu dengan episode-episode sesak nafas atau tercekik, berhenti bernafas, dan terbangun tiba-tiba dengan dengkuran. 

Pada sleep apneu sentralis, gejala mendengkur tidak begitu menonjol. Namun, terdapat pola nafas yang tidak teratur dan terhenti-henti.

Sumber : www.informazionimediche.com

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang diceritakan oleh teman sekamar penderita.

Untuk memperkuat diagnosis dan menentukan beratnya penyakit, sebaiknya dilakukan pemeriksaan di laboratorium penelitian tidur, yaitu dengan pemeriksaan polisomnografi.

Langkah awal yang harus diambil oleh penderita sleep apneu obstruktif adalah:
- berhenti merokok
- mengurangi penggunaan alkohol
- menurunkan berat badan.

Penderita yang tidurnya mendengkur atau seringkali tercekik pada saat tidur, tidak boleh mengkonsumsi obat penenang maupun obat tidur.

Untuk penderita sleep apneu sentralis biasanya diberikan alat bantu pernafasan yang dipakai selama tidur.

Sangat penting untuk mengubah posisi tidur, orang yang mendengkur dianjurkan untuk tidur miring atau tengkurap.

Sumber : www.tumblr.com

Jika tindakan-tindakan diatas tidak mengurangi gejala, bisa diberikan tekanan saluran udara positif terus menerus melalui sungkup oksigen yang akan mengantarkan campuran udara dan oksigen melalui hidung. Alat ini bisa menjaga tetap terbukanya saluran udara sehingga pernafasan menjadi lebih teratur.

Trakeostomi (tindakan bedah untuk membuat lubang permanen pada saluran nafas di leher) jarang dilakukan. Kadang pembedahan lain dilakukan untuk melebarkan saluran nafas bagian atas dan mengurangi gejala. Tetapi kedua tindakan diatas jarang dilakukan.

- S, Kingman P. Sleep Apnea. Merck Manual Home Health Handbook. 2007.