Penyakit
23-02-2018

Kekurangan & Kelebihan Vitamin B6

Vitamin B6 (Pyridoxine) penting untuk metabolisme karbohidrat, asam amino, dan lemak (lipid), demikian juga untuk menjaga fungsi normal saraf dan pembentukan sel-sel darah merah. Vitamin B6 juga membantu menjaga kesehatan kulit.

Karena vitamin B6 terdapat pada banyak makanan, kekurangan vitamin ini jarang terjadi. Kekurangan vitamin B6 bisa terjadi akibat proses pengolahan makanan yang berlebihan yang dapat menghilangkan vitamin B6 dari makanan.

Kekurangan vitamin B6 juga seringkali disebabkan oleh adanya gangguan penyerapan, alkoholisme, atau penggunaan obat-obat yang dapat menguras cadangan vitamin B6 di dalam tubuh, misalnya isoniasid, hidralazin dan penisilamin. Kekurangan vitamin ini juga terjadi pada penyakit keturunan yang menghambat metabolisme vitamin B6.

Kekurangan vitamin B6 bisa menyebabkan terjadinya anemia. Selain itu, bisa terjadi keterbelakangan mental yang berat dan kejang (terutama pada bayi).

Pada orang dewasa, bisa timbul peradangan pada kulit, dimana kulit menjadi merah, berminyak serta bersisik. Tangan dan kaki bisa terasa baal dan seperti ditusuk-tusuk jarum. Penderita juga bisa mengalami luka kemerahan pada lidah, sudut mulut pecah-pecah, kebingungan, iritabilitas, serta depresi.

Diagnosa dibuat berdasarkan gejala-gejala yang ada, hasil pemeriksaan, terdapat kondisi yang dapat menyebabkan kekurangan vitamin B6, serta respon yang baik terhadap pemberian vitamin B6. Pemeriksaan darah dapat dilakukan, tetapi tidak ada pemeriksaan darah rutin yang dapat dengan jelas mengkonfirmasi diagnosa. 

Penyebab kekurangan vitamin B6 perlu dikoreksi segera. Jika seseorang mengalami kekurangan vitamin B6 atau jika mereka menggunakan obat-obat yang dapat menguras cadangan vitamin B6 dari tubuh, maka perlu diberikan vitamin B6.

Kelebihan Vitamin B6

Vitamin B6 dosis tinggi bisa diberikan pada berbagai gangguan, seperti sindroma terowongan karpal (Carpal tunnel syndrome), sindroma pra-menstruasi, dan kerusakan saraf (neuropati), meskipun hanya sedikit bukti manfaat yang ada. Mengkonsumsi vitamin B6 dosis tinggi bisa menyebabkan rasa nyeri dan baal pada kaki dan tungkai. Penderita bisa menjadi tidak mampu untuk mengatakan dimana letak lengan dan tungkainya (gangguan sensasi posisi) dan gangguan untuk merasakan getaran. Dengan demikian, penderita menjadi sulit untuk berjalan.

Diagnosa dibuat berdasarkan gejala-gejala yang ada dan riwayat pemakaian vitamin B6 dosis tinggi.

Penanganan yang diberikan berupa penghentian pemakaian vitamin B6. Pemulihan pada keadaan ini berjalan lambat dan kesulitan dalam berjalan bisa menetap setelah pemakaian vitamin B6 tambahan dihentikan.

- J, Larry. Vitamin B6. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.