Penyakit
23-02-2018

Hipofosfatemia

Hipofosfatemia (kadar fosfat yang rendah dalam darah) adalah suatu keadaan dimana konsentrasi fosfat dalam darah kurang dari 2,5 mg/dL darah.

Hipofosfatemia menahun terjadi pada hiperparatiroidisme, hipotiroidisme, gangguan fungsi ginjal, atau pemakaian obat diuretik untuk waktu lama. Selain itu, kadar fosfat dalam tubuh juga bisa berkurang akibat pemakaian obat tertentu, seperti teofilin yang berlebihan (dosis toksik) atau antasid aluminum hidroksida untuk waktu lama, terutama pada penderita yang menjalani dialisa ginjal.

Cadangan fosfat juga bisa berkurang pada malnutrisi berat, ketoasidosis diabetikum, keracunan alkohol berat, atau luka bakar hebat.

Gejala akan muncul hanya jika konsentrasi fosfat darah sangat rendah. Pada awalnya penderita akan mengalami kelemahan otot. Selanjutnya tulang menjadi rapuh, mengakibatkan nyeri tulang dan patah tulang. Pada konsentrasi yang amat rendah bisa terjadi akibat yang serius, dimana kelemahan otot semakin berat, terjadi penurunan kesadaran, koma atau bahkan kematian.

Diagnosis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan darah dan gejala-gejala yang ada.

Pengobatan ditentukan berdasarkan beratnya gejala dan penyebabnya. Seorang penderita tanpa gejala dapat mengkonsumsi fosfat dalam bentuk larutan yang dapat diminum, namun cara ini bisa menyebabkan diare. Satu liter susu skim atau susu rendah lemak mengandung sejumlah besar fosfat dan umumnya lebih mudah untuk dikonsumsi. Fosfat juga bisa diberikan melalui pembuluh darah jika hipofosfatemia yang terjadi sangat berat atau jika fosfat tidak dapat dikonsumsi per-oral (diminum).

- J, Larry. Phosphate. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.