Penyakit
23-02-2018

Dermatitis Numuler

Dermatitis Numuler adalah suatu peradangan dan ruam menetap yang menimbulkan rasa gatal, yang ditandai dengan lesi berbentuk uang logam disertai lepuhan-lepuhan kecil, keropeng dan bersisik.

Penyebabnya belum diketahui. Dermatitis numuler biasanya tejadi pada orang tua dan usia setengah baya, terutama yang kulitnya kering dan paling sering terjadi di musim dingin.

Lesi kulit berbentuk bulat diawali dengan beruntusan dan lepuhan yang terasa gatal, yang selanjutnya pecah dan membentuk keropeng. Lesi ini lebih jelas pada punggung lengan atau tungkai dan di bokong, tetapi bisa juga ditemukan di badan.

dermatitis numuler

Sumber : www.medscape.com

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada.

Lesi kulit ini bisa sangat membandel, sehingga dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit untuk penanganannya. Penanganan yang mungkin dilakukan antara lain :

  • Melindungi kulit dari cedera (goresan atau benda tajam lainnya), karena bisa memperberat gangguan.
  • Hidrasi kulit, misalnya dengan menggunakan pelembab kulit segera setelah mandi (dalam waktu 3 menit). Sebagian besar kasus terbantu dengan pemakaian pelembab kulit. Hal ini membantu menghidrasi kulit yang kering dan mengatasi kulit bersisik dan gatal.
  • Gunakan obat-obat sesuai dengan petunjuk dokter. Pengobatan yang diberikan bisa berupa pemberian kortikosteroid topikal untuk membantu mengurangi peradangan pada kulit. Namun, untuk kasus yang berat atau luas, mungkin bisa diberikan :
    • Foto terapi (paparan dengan sinar ultraviolet), terutama untuk lesi kulit yang luas, menetap, dan berulang.
    • Kortikosteroid yang diminum atau disuntikan pada lesi, terutama jika lesi tidak membaik dengan terapi lainnya.
    • Antibiotika, diberikan jika terjadi infeksi bakteri pada kulit.
    • Pemberian kompres pada luka, terutama untuk luka yang basah dan bernanah.
    • Istirahat pada ruangan yang lembab dan dingin. Kelembaban ruangan bisa dijaga dengan menggunakan alat pelembab ruangan.

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kambuhnya lesi kulit pada dermatitis numuler antara lain :

  • Gunakan pelembab kulit, setidaknya sekali sehari. Waktu pemakaian yang paling baik adalah segera setelah mandi, yaitu saat kulit masih lembab. Krim pelembab akan membantu menahan air pada kulit. Dianjurkan untuk menggunakan produk pelembab yang tidak mengiritasi kulit.
  • Hindari aktivitas yang bisa mengiritasi kulit, misalnya dengan mandi dengan air yang panasnya hanya suam-suam kuku dan tidak berdiri atau duduk di dekat pemanas. Segala sesuatu yang membuat kulit kering, panas, atau teriritasi bisa menyebabkan kekambuhan.
  • Gunakan sabun yang ringan untuk mandi atau membersihkan kulit, karena sabun bisa membuat kulit kering.
  • Gunakan pelembab ruangan untuk menjaga kelembaban udara.
  • Gunakan pakaian yang longgar untuk mengurangi risiko iritasi pada kulit. Selain itu, jangan gunakan pakaian yang berbahan kasar, seperti wool.

- M, Karen. Nummular Dermatitis. Merck Manual Home Health Handbook. 

- American Academy of Dermatology. Nummular Dermatitis. www.aad.org