Penyakit
23-02-2018

Rinitis Non-Alergika

Rinitis Non-Alergika adalah suatu peradangan pada selaput lendir hidung tanpa latar belakang alergi.

Beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya rhinitis non-alergika antara lain :

  • Infeksi saluran nafas bagian atas, misalnya akibat infeksi virus
  • Menghirup bahan-bahan iritan, seperti debu kayu atau bahan kimia.
  • Gangguan keseimbangan hormon, misalnya saat kehamilan, pubertas, atau pemakaian pil KB.
  • Pemakaian obat atau zat tertentu, misalnya obat golongan ACE inhibitor, beta bloker, kokain, atau pil KB.
  • Mengkonsumsi makanan tertentu, misalnya makanan yang panas dan pedas, serta alkohol.
  • Cuaca dingin, bau menyengat, stress, atau bahan iritan tertentu.

Gejala-gejala rinitis non-alergika mirip dengan gejala-gejala rinitis alergika, tetapi tidak berhubungan dengan reaksi alergi. Rinitis alergika lebih sering terjadi pada orang-orang yang berusia di atas 20 tahun.

Gejala bisa hilang timbul sepanjang tahun. Gejala yang muncul bisa berlangsung selama beberapa jam atau menetap selama beberapa hari, antara lain berupa bersin-bersin, hidung meler atau tersumbat, tetapi biasanya tidak menyebabkan hidung, mata, atau tenggorokan gatal.

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan menyingkirkan adanya alergi (misalnya dengan melakukan tes kulit terhadap alergen).

Pengobatan rinitis non-alergika berdasarkan penyebabnya, misalnya :

  • Infeksi karena virus biasanya akan membaik dengan sendirinya
  • Rinitis karena kehamilan biasanya akan membaik setelah persalinan.
  • Rinitis akibat pil KB dapat diatasi dengan cara mengganti dengan kontrasepsi lainnya
  • Dokter mungkin bisa memberikan pengobatan untuk membantu meringankan gejala rhinitis, misalnya berupa pemberian obat semprot hidung yang mengandung larutan saline, sehingga membantu mengeluarkan iritan, mengencerkan lendir hidung dan membuatnya lebih mudah dikeluarkan.

    Pada banyak kasus, tidak ada cara yang dapat dilakukan untuk mencegah keadaan-keadaan yang bisa menyebabkan rinitis non-alergika. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala dan mencegah kekambuhan, misalnya :

    • Temukan dan hindari faktor-faktor pemicu terjadinya rinitis, misalnya iritan dari lingkungan atau tempat kerja (debu atau asap), obat-obat tertentu, atau makanan yang panas atau pedas.
    • Tidak menggunakan dekongestan hidung secara berlebihan, karena bisa memperparah gejala

    - Mayo Clinic. Nonallergic Rhinitis. 2013.