Penyakit
23-02-2018

Skleritis

Skleritis adalah suatu peradangan pada lapisan mata yang lebih dalam, yaitu pada sklera, yang terasa sangat nyeri dan menimbulkan warna keunguan pada sklera. Sklera merupakan lapisan serat-serat putih yang kuat yang melapisi mata. Peradangan pada sklera dapat menimbulkan gangguan penglihatan yang berat.

Skleritis paling sering terjadi pada wanita berusia 30-50 tahun. Pada sepertiga kasus, skleritis mengenai kedua mata. Skleritis dapat muncul bersamaan dengan penyakit autoimun, seperti reumatoid artritis atau systemic lupus eritematosus. Sekitar setengah kasus skleritis penyebabnya tidak diketahui.

Gejala yang ditemukan bisa berupa :
- nyeri mata hebat, bersifat dalam, seringkali sampai membuat penderita tidak bisa tidur dan menurunkan nafsu makan.
- muncul kemerahan pada sebagian atau seluruh mata 
- penglihatan kabur
- mata menjadi sensitif terhadap cahaya terang
- mata berair

Pada kasus yang jarang, peradangan yang terjadi sangat berat, sampai menyebabkan perforasi (pecahnya) bola mata dan hilangnya mata.

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan mata. Terkadang peradangan terjadi pada bagian belakang mata, untuk itu pemeriksaan CT scan atau ultrasonografi mata dapat membantu untuk menegakkan diagnosa.

Penderita perlu memeriksakan diri ke dokter spesialis mata, sehingga diagnosa bisa dipastikan dan mendapat pengobatan yang sesuai. Pengobatan bisa dilakukan untuk membantu mengurangi peradangan atau mengatasi gangguan autoimun yang ada (kelainan dari sistem imunitas tubuh, dimana tubuh menyerang jaringan tubuhnya sendiri).

- R, Melvin. Scleritis. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

- V, Linda. Scleritis. University of Washington. Medline Plus. 2012.