Penyakit
23-02-2018

Hernia Diafragmatika

Hernia Diafragmatika adalah penonjolan organ perut ke dalam rongga dada melalui suatu lubang pada diafragma. Diafragma adalah sekat yang membatasi rongga dada dan rongga perut. 

Hernia diafragmatika disebabkan oleh gangguan penyatuan struktur-struktur saat perkembangan janin. Akibatnya, organ-organ perut, seperti usus halus, lambung, limpa, baigan dari hati, dan ginjal, tampak berada di rongga dada dan bisa mengganggu perkembangan jaringan paru pada sisi yang terkena.

Hernia diafragmatika ditemukan pada 1 diantara 2200-5000 kelahiran dan 80-90% terjadi pada sisi tubuh bagian kiri.

Gejalanya berupa:
- Gangguan pernafasan yang berat
- Warna kulit membiru akibat kekurangan oksigen
- Laju pernafasan yang cepat
- Bentuk dinding dada kiri dan kanan tidak sama (asimetris)
- Denyut jantung yang cepat

Lambung, usus, hati atau bahkan limpa bisa menonjol melalui hernia. Jika hernianya besar, biasanya paru-paru pada sisi hernia tidak berkembang secara sempurna. Setelah lahir, bayi akan menangis dan bernafas sehingga usus segera terisi oleh udara. Terbentuk massa yang mendorong jantung sehingga menekan paru-paru dan terjadilah sindroma gawat pernafasan.

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik, antara lain :
- gerakan dada pada saat bernafas tidak simetris
- tidak terdengar suara pernafasan pada sisi hernia
- bising usus terdengar di dada
- perut teraba kosong
Rontgen dada menunjukkan adanya organ perut di rongga dada.

Hernia diafragmatika diatasi dengan pembedahan darurat. Organ perut harus dikembalikan ke rongga perut dan lubang pada diafragma diperbaiki.

- L, Kimberly G. Diaphragmatic Hernia. Medline Plus. 2011.

- C, William J. Diaphragmatic Hernia. The Merck Manual. 2013.

- C, William J. Hernia in Children. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.