Penyakit
23-02-2018

Retinitis Pigmentosa

Retinitis Pigmentosa adalah suatu kemunduran (degenerasi) yang progresif pada retina yang mempengaruhi penglihatan pada malam hari dan juga penglihatan tepi, serta pada akhirnya bisa menyebabkan hilangnya penglihatan.

Retinitis pigmentosa merupakan penyakit keturunan yang jarang terjadi. Penyakit ini bisa diturunkan melalui gen abnormal dari orang tua. Penyakit ini terutama menyerang sel batang retina yang berfungsi mengontrol penglihatan pada malam hari.

Penderita menjadi kesulitan untuk melihat saat malam hari atau saat cahaya redup. Gejala dapat dimulai pada berbagai usia, tetapi seringkali pada masa kanak-kanak.

Dengan berjalannya waktu, penderita mungkin akhirnya tidak mampu untuk melihat pada malam hari atau saat cahaya redup. Pada stadium lanjut, penderita biasanya hanya memiliki area penglihatan yang kecil di bagian tengah, dan bisa jadi penglihatan bagian tepi sama sekali tak bersisa (seperti melihat di dalam terowongan).

Sumber : www.en.wikipedia.org

Retinitis pigmentosa perlu dicurigai pada orang-orang yang memiliki penglihatan yang buruk pada malam hari atau adanya riwayat retinitis pigmentosa di dalam keluarga. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata. Anggota keluarga juga perlu diperiksa sehingga pola penurunan penyakit dapat ditentukan jika mungkin. Jika retinitis pigmentosa juga ditemukan pada anggota keluarga yang lain, maka konseling genetik perlu dilakukan sebelum memiliki keturunan.

Belum ada pengobatan yang dapat mengembalikan kerusakan yang terjadi akibat retinitis pigmentosa. Pemberian vitamin A palmitate mungkin dapat membantu memperlambat progresi penyakit pada beberapa orang. Terapi genetik masih dalam penelitian sebagai upaya untuk mengatasi retinitis pigmentosa.

Pemeriksaan genetik bisa membantu menemukan adanya resiko retinitis pigmentosa dalam suatu keluarga.

- G, Sunir J. Retinitis Pigmentosa. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.