Penyakit
23-02-2018

Panensefalitis Sklerotik Subakut

Panensefalitis Sklerotik Subakut (Ensefalitis Dawson) adalah suatu komplikasi campak yang jarang terjadi, yang timbul beberapa bulan atau beberapa tahun kemudian dan menyebabkan kemunduran mental, sentakan-sentakan otot, kejang, dan bahkan kematian.

Panensefalitis sklerotik subakut terjadi akibat infeksi otak jangka panjang oleh virus campak. Virus terkadang masuk ke dalam otak saat terjadi infeksi campak. Virus ini bisa langsung menimbulkan gejala-gejala infeksi otak (ensefalitis) atau bisa juga tinggal di dalam otak untuk waktu yang lama, tanpa menimbulkan gejala.

Panensefalitis sklerotik subakut terjadi akibat virus campak yang teraktivasi kembali. Penyakit ini cenderung terjadi beberapa tahun kemudian setelah menderita campak, meskipun pemulihan campak saat itu tampaknya normal. Kadang penyakit ini terjadi pada seseorang yang belum pernah menderita campak tetapi telah menerima vaksin virus campak yang hidup. Panensefalitis sklerotik subakut ini lebih sering ditemukan pada pria, dan lebih sering terjadi pada anak-anak dan remaja.

Kelainan ini biasanya terjadi pada anak-anak atau dewasa muda, umumnya sebelum usia 20 tahun.

Gejala awal bisa berupa:
- Prestasi yang buruk di sekolah
- Pelupa
- Emosi meledak-ledak
- Perhatiannya mudah dialihkan
- Sulit tidur
- Halusinasi 

Bisa terjadi sentakan-sentakan otot pada lengan, kepala, atau tubuh yang tiba-tiba. Pada akhirnya terjadi kejang, bersama dengan munculnya gerakan-gerakan otot abnormal yang tidak terkendali. Intelektual dan kemampuan berbicara menjadi terganggu. Otot kemudian menjadi semakin kaku dan penderita bisa kesulitan untuk menelan. Gangguan menelan ini terkadang menyebabkan penderita menjadi tersedak sehingga timbul pneumonia. Bisa terjadi kebutaan. Pada stadium akhir, suhu tubuh meningkat dan tekanan darah serta denyut jantung menjadi abnormal.

Gejala lain yang bisa terjadi:
- Perubahan perilaku
- Perilaku yang aneh
- Demensia (kemunduran mental)
- Langkah kakinya goyah
- Koma
- Kaku

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan bisa dipastikan dengan melakukan:

  • pemeriksaan darah, yang menunjukkan tingginya kadar antibodi terhadap virus campak
  • EEG (elektroensefalogram) yang abnormal
  • MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau CT (Computed Tomography) scan yang menunjukkan kelainan otak

Tidak ada pengobatan khusus untuk panensefalitis sklerotik akut. Tidak ada yang dapat dilakukan untuk menghentikan progresivitas penyakit ini. Penyakit ini hampir selalu berakibat fatal dalam waktu 1-3 tahun. Kematian biasanya disebabkan oleh pneumonia, yang terjadi akibat adanya kelemahan otot yang hebat dan gangguan pengendalian otot.

- C, Mary T. Subacute Sclerosing Panencephalitis (SSPE). Merck Manual. 2007.