Penyakit
23-02-2018

Roseola Infantum

Roseola Infantum, atau disebut juga exantema subitum / pseudorubella, adalah suatu infeksi virus pada anak-anak yang masih sangat kecil, yang menyebabkan demam tinggi dan diikuti dengan munculnya ruam.

Roseola infantum terjadi sepanjang tahun, terkadang bisa terjadi wabah lokal.

Penyebab roseola infantum biasanya adalah virus herpes 6 (salah satu virus herpes pada manusia). Kebanyakan anak yang terkena roseola infantum berusia 6 bulan - 3 tahun.

Gejala-gejala dimulai setelah 5-15 hari setelah infeksi. Demam tinggi muncul secara tiba-tiba dan berlangsung selama 3-5 hari. Selain itu bisa juga terjadi :

  • Kejang akibat demam tinggi, biasanya terjadi pada 5-15% anak
  • Pilek ringan
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit perut
  • Pembesaran kelenjar getah bening di belakang kepala, samping leher, dan belakang telinga

Pada sekitar 30% anak, ruam kulit mulai muncul dalam waktu beberapa jam sampai satu hari setelah demam turun. Ruam kulit berwarna merah dan datar, tetapi bisa juga memiliki bagian yang menonjol. Kebanyakan ruam muncul pada dada dan perut, lebih jarang pada wajah, lengan, dan tungkai. Ruam tidak gatal dan bisa terjadi selama beberapa jam hingga 2 hari.

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Pemeriksaan antibodi dan kultur virus jarang diperlukan.

Untuk menurunkan demam, bisa diberikan Ibuprofen. Anak-anak tidak boleh diberikan Aspirin karena bisa menyebabkan sindroma Reye. Sebaiknya anak dikompres dengan menggunakan handuk atau lap yang telah dibasahi dengan air hangat (suam-suam kuku). Jangan menggunakan es batu, air dingin, alkohol maupun kipas angin.

Usahakan agar anak minum banyak air putih, larutan elektrolit atau kaldu. Selama demam, sebaiknya anak menjalani tirah baring.

Jika penyakit terjadi pada anak-anak dengan gangguan sistem kekebalan tubuh dan bersifat berat, maka bisa diberikan obat-obat anti-viral.

- C, Mary T. Roseola Infantum. Merck Manual Home Health Handbook. 2007.