Penyakit
23-02-2018

Melanoma

Melanoma adalah kanker kulit yang berasal dari sel-sel penghasil pigmen (melanosit).

Faktor resiko terjadinya melanoma adalah:

  • Riwayat keluarga yang menderita melanoma
  • Rambut merah atau pirang
  • Adanya tahi lalat atipik multipel (tanda lahir)
  • Terdapat keratosis aktinik pre-kanker
  • Frekels (bintik-bintik coklat) yang sangat jelas di punggung bagian atas
  • Mengalami serangan lepuhan akibat luka bakar sinar matahari sebanyak 3 kali atau lebih sebelum berusia 20 tahun.

  • Melanoma bisa berawal sebagai pertumbuhan kulit baru yang kecil dan berpigmen pada kulit yang normal. Paling sering tumbuh pada kulit yang terpapar sinar matahari, tetapi hampir separuh kasus tumbuh dari tahi lalat yang berpigmen.

    Melanoma mudah menyebar ke bagian tubuh yang jauh (metastase), dimana akan terus tumbuh dan menghancurkan jaringan.

    Semakin sedikit pertumbuhan melanoma ke dalam kulit, maka semakin besar peluang untuk menyembuhkannya. Jika melanoma telah tumbuh jauh ke dalam kulit, akan lebih mungkin menyebar melalui pembuluh getah bening dan pembuluh darah dan bisa menyebabkan kematian dalam beberapa bulan atau tahun.

    Perjalanan penyakit melanoma bervariasi dan tampaknya dipengaruhi oleh kekuatan pertahanan oleh sistem kekebalan tubuh. Beberapa penderita yang keadaan kesehatannya baik, bisa bertahan hidup selama bertahun-tahun meskipun melanomanya telah menyebar.

    ABCDE sebagai tanda peringatan akan kemungkinan suatu melanoma :

    1. Asimetri

    Jika kita tarik garis tengah, sebuah melanoma tidak memiliki dua sisi yang simetris

    melanoma

    Sumber : www.skincancer.org

    2. Border (Tepi)

    Sebuah melanoma memiliki border / tepi yang tidak rata, bisa bergerigi atau bertakik.

    melanoma

    Sumber : www.skincancer.org

    3. Color (Warna)

    Sebuah melanoma bisa memiliki berbagai warna, dari gradasi coklat muda hingga hitam, atau bahkan merah, biru, atau warna lainnya. 

    melanoma

    Sumber : www.skincancer.org

    4. Diameter

    Sebuah melanoma biasanya memiliki diameter yang lebih besar dari tahi lalat biasa. Diameter melanoma biasanya lebih dari 6 mm, tetapi bisa lebih kecil pada saat pertama kali dideteksi.

    melanoma

    Sumber : www.skincancer.org

    5. Evolusi (Perubahan)

    Setiap perubahan yang terjadi dari tahi lalat biasa, seperti perubahan ukuran, warna, penonjolan, atau perubahan lain seperti tahi lalat yang berdarah, gatal, atau berkrusta, harus dipikirkan ke arah melanoma.

    melanoma

    Sumber : www.skincancer.org

    Untuk memastkan diagnosis dilakukan biopsi (pengambilan contoh jaringan untuk diperiksa dengan mikroskop).

    Pengobatan terbaik untuk mengobati melanoma berbeda bagi tiap orang, tergantung dari ukuran, tahapan kanker, kondisi kesehatan secara keseluruhan & keputusan pribadi.

    Mengobati melanoma tahap awal

    Pengobatan untuk melanoma tahap awal biasanya termasuk dengan pembedahan untuk mengeluarkan melanoma. . Melanoma yang sangat tipis bisa dikeluarkan seluruhnya saat biopsi & tidak memerlukan penanganan lebih lanjut. Sebaliknya, bisa juga dokter harus mengeluarkan kanker beserta jaringan sehat di sekitarnya. Untuk pasien dengan melanoma tahap awal, ini bisa menjadi satu-satunya pengobatan yang diperlukan.

    Mengobati melanoma yang telah menyebar melewati kulit

    Jika melanoma telah melewati kulit, maka pilihan pengobatan yang tersedia adalah :

  • Pembedahan

    jika melanoma telah menyebar ke kelenjar getah bening terdekat, maka pembedahan dilakukan untuk mengeluarkan kelenjar getah bening tersebut. Terapi tambahan sebelum ataupun sesudah pembedahan bisa juga direkomendasikan.

  • Kemoterapi

    Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi bisa diberikan secara intra vena, dalam bentuk pil atau keduanya sehingga bisa menyebar ke seluruh tubuh. Kemoterapi juga bisa disuntikkan kedalam pembuluh darah di lengan atau kaki yang disebut juga dengan prosedur perfusi bagian tubuh yang terbatas ( isolated limb perfusion ). Pada prosedur ini, darah di lengan atau kaki tidak diperbolehkan mengalir ke bagian tubuh lainnya dalam jangka waktu yang pendek, sehingga obat kemoterapi bisa langsung mengalir ka bagian tubuh di sekitar melanoma & tidak mempengaruhi bagian tubuh lainnya.

  • Terapi radiasi

    Terapi ini menggunakan sinar dengan kekuatan energi tinggi, seperti misalnya sinar-X untuk membunuh sel kanker. Terapi radiasi bisa direkomendasikan setelah dokter bedah mengeluarkan kelenjar getah bening. Terkadang juga digunakan untuk membantu meredakan gejala melanoma yang telah menyebar ke bagian tubuh lainnya.

  • Terapi biologi

    Terapi biologi akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk membantu tubuh melawan kanker. Pengobatan ini terbuat dari zat yang yang diproduksi oleh tubuh atau zat lain yang serupa & diproduksi didalam laboratorium. Efek samping dari pengobatan ini menyerupai flu, seperti misalnya demam, lelah, menggigil, sakit kepala & sakit pada otot.

    Terapi biologi yang digunakan untuk mengobati melanoma adalah Interferon dan Interleukin. Ipilimumab adalah obat lain yang juga menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk melawan melanoma. Ipilimumab digunakan untuk mengobati melanoma tingkat lanjut yang telah menyebar dari tempat asalnya.

  • Terapi target

    Terapi target menggunakan obat yang dirancang untuk mentargetkan kelemahan spesifik dari sel kanker. Vemurafenib & Dabrafenib adalah obat terapi target yang telah diijinkan untuk mengobati melanoma tingkat lanjut yang tidak bisa diatasi dengan pembedahan atau melanoma yang telah menyebar ke seluruh tubuh. Pengobatan ini hanya efektif untuk mengobati melanoma yang mempunyai mutasi genetik tertentu. Sel dari melanoma dapat diperiksa untuk mengetahui apakah pengobatan ini bisa membantu.

  • Lindungi kulit dari sinar matahari dengan cara:

  • Gunakan tabir surya setiap hari (minimal dengan SPF 15)
  • Gunakan topi, kaca mata, kemeja lengan panjang, celana panjang atau rok panjang
  • Jangan terlalu lama berjemur dibawah sinar matahari
  • Hindari sinar matahari pada tengah hari (jam 10 - 14).