Kesehatan vidya-medicastore
26-09-2019

Perbedaan Jenis dan Fungsi Masker

Masker Wajah

Masker wajah adalah masker satu kali pakai yang digunakan untuk menutupi hidung dan mulut. Masker wajah tidak untuk digunakan bergantian. 

Masker wajah dapat memiliki ketebalan dan kemampuan berbeda untuk melindungi kita dari kontak dengan cairan. Kemampuan tersebut juga mempengaruhi mudah atau tidaknya kita bernapas ketika menggunakan masker wajah dan sebaik apa masker melindungi kita.

Masker wajah konvensional terdiri dari satu, dua atau tiga lapis kain. Masker wajah biasanya terbuat dari kertas atau kain. Masker yang terbuat dari kertas digunakan untuk menjaga hygiene ketika menyiapkan makanan, tidak ditujukan untuk penggunaan medis.

Bila digunakan dengan baik, masker wajah dapat membantu menghalangi droplet partikel besar, cipratan, semprotan atau percikan yang mungkin mengandung kuman (virus dan bakteri), dengan mencegahnya mengenai hidung dan mulut kita. Masker wajah juga membantu mengurangi paparan air liur dan sekret pernapasan kita kepada orang lain.

Meskipun begitu, masker wajah tidak dapat menyaring atau menghalangi partikel kecil di udara yang mungkin dikeluarkan melalui batuk, bersin, atau prosedur medis tertentu. Masker wajah juga tidak memberikan perlindungan lengkap dari kuman dan kontaminan lain karena pemakaiannya yang longgar.

Masker bedah

Sumber gambar: www.usamedicalsurgical.com

Masker bedah terbuat dari kain atau material lain seperti polypropylene. Tenaga medis menggunakan masker ini untuk mencegah perpindahan organisme melalui udara selama pembedahan. Masker bedah juga hanya digunakan satu kali. Tiga lapisan masker bedah terdiri dari lapisan hidrofilik (yang berarti menyerap kelembaban) di bagian dalam, lapisan tengah, dan lapisan hidrofobik (yang berarti tahan air).

Masker bedah bertujuan untuk mencegah partikel yang disebarkan oleh pemakai yang sakit ke lingkungan. Masker bedah tahan air dan efisiensi filtrasi bakterinya sekitar 80%. Akan tetapi masker bedah tidak menutup hidung dengan kencang.

Respirator

Sumber gambar: www.generalinsulation.com

Respirator adalah masker yang berbentuk kubah yang dapat menutup hidung dan mulut dengan rapat. N95 adalah salah satu jenis masker respirator. Angka 95 berarti masker ini dapat menyaring 95% partikel berukuran 0,3 mikron. N memiliki arti bahwa respirator jenis ini tidak tahan minyak (not oil resistant). NIOSH (National Institute for Occupational Safety and Health, bagian dari Center for Disease Control) merekomendasikan penggunaan respirator yang ketat, oleh karena itu respirator tidak direkomendasikan untuk orang dewasa yang memiliki rambut di wajah dan anak-anak.

Perhatian khusus

Orang dengan penyakit kronis, jantung, atau kondisi medis lainnya yang mengganggu pernapasan harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan respirator N95 karena respirator N95 membuat pemakainya lebih sulit bernapas. Sama seperti masker wajah biasa, respirator N95 juga hanya untuk digunakan satu kali.

Masker Gas 

Masker gas merupakan salah satu jenis respirator, tetapi memiliki media penyaringan yang tidak hanya menyaring partikel, tetapi juga menyaring beberapa jenis gas. Masker gas biasanya memiliki alat penyaring yang harus diganti bila sudah penuh dengan racun.

Power Air Purifying Respirator (PAPR)

Sumber gambar: www.allroundsafety.co.nz

Masker jenis ini sangat mirip dengan masker gas, tetapi memiliki kipas yang dapat mendoron gudara melalui penyaring. Seseorang yang memiliki masalah pernapasan dapat menggunakan PAPR untuk mencegah beban yang tidak perlu bagi paru-paru.

Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) 

Merupakan alat berat yang hanya digunakan oleh tenaga profesional seperti pemadam kebakaran ketika memasuki area dengan oksigen terbatas.

Masker yang tepat untuk daerah dengan asap

Untuk menjaga paru-paru tetap aman dari asap (misal kebakaran hutan), beberapa hal harus dipertimbangkan.

Pertama, yang harus Anda hindari: masker bedah, bandana, atau bagian atas baju Anda untuk menutup hidung, karena tidak cukup untuk melindungi Anda dari racun yang ada di udara. Partikel-partikel asap, debu, dan bahan-bahan tidak sehat lainnya dapat tetap masuk melalui celah masker atau pakaian Anda.

Lalu masker apa yang tepat? Respirator partikulat adalah masker yang terbaik untuk menjaga kesehatan paru-paru selama kondisi udara buruk. Respirator N95 adalah masker respirator yang umum tersedia dan biasanya dapat digunakan. Masker gas dapat digunakan oleh orang dengan penyakit asma berat atau memiliki sensitivitas terhadap bahan kimia.

Bila Anda memiliki masalah jantung atau paru-paru yang menyebabkan timbulnya gejala sesak napas, mungkin Anda perlu menggunakan PAPR.

 

 

 

 

Referensi:

  • molekule.com/blog/are-n95-face-masks-best-for-smoke-air-pollution/
  • www.dentistryiq.com/clinical/article/16363429/recommendations-for-the-use-of-face-masks-and-n95-respirators
  • www.fda.gov/medical-devices/personal-protective-equipment-infection-control/masks-and-n95-respirators
  • www.hsa.gov.sg/pub/faq/faq/faqcategory/types-of-masks-and-respirators.aspx