Coklat Hitam, Enak dan Sehat

Coklat, makanan kegemaran semua orang, tua dan muda. Seringkali kita membatasi diri atau melarang anak-anak untuk tidak mengkonsumsi coklat. Membuat gigi berlubang, berat badan bertambah, adalah beberapa alasannya. Akan tetapi benarkah coklat hanya berdampak buruk bagi tubuh?

Kenalkah Anda dengan coklat hitam?

Apa itu Coklat Hitam?

Coklat hitam (dark chocolate), adalah coklat yang memiliki kandungan setidaknya 50% padatan coklat, mentega coklat dan gula, tetapi tidak mengandung susu. Semakin pekat kandungan coklat, semakin banyak padatan coklat dan semakin banyak manfaat untuk kesehatan yang bisa didapatkan.

Manfaat Coklat Hitam

Coklat (kakao) banyak mengandung flavanol, senyawa yang memberikan rasa pahit yang khas pada coklat, yang baik untuk kesehatan.

Flavanol memiliki manfaat sebagai antioksidan, antiradang, dan membersihkan radikal bebas. Coklat hitam memiliki kandungan kakao yang tinggi, sehingga memiliki banyak manfaat seperti:

  1. Sumber nutrisi

Coklat hitam yang berkualitas baik mengandung serat larut air dan kaya dengan mineral. Dalam 100 gram coklat hitam dengan kandungan kokoa 70–85% terdapat:

  • 11 gram serat
  • memenuhi 66% kebutuhan harian zat besi harian
  • memenuhi 57% kebutuhan magnesium harian
  • memenuhi 196% kebutuhan tembaga harian
  • memenuhi 85% kebutuhan mangan harian

Selain itu, coklat hitam juga kaya dengan kalium, fosfor, zinc, dan selenium. Akan tetapi sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi sebanyak 100 gram coklat hitam sehari karena banyaknya gula dan kalori di dalamnya.

Coklat hitam juga mengandung stimulan seperti kafein tetapi efeknya tidak sekuat kafein.

  1. Melindungi jantung dan menurunkan tekanan darah

Coklat hitam memiliki efek sebagai antitrombotik yang dapat membantu mencegah pembekuan darah, dan memiliki kemampuan sebagai anti hipertensi, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Komponen dalam coklat hitam dapat memproteksi dari oksidasi LDL. Dalam waktu yang lama, hal ini berdampak pada sedikitnya kolesterol yang menempel pada pembuluh darah arteri sehingga risiko penyakit jantung berkurang.

Flavanoid dalam coklat hitam dapat menstimulasi endothelium (lapisan dalam pembuluh darah arteri) untuk memproduksi nitrit oksida (NO). Salah satu fungsi NO adalah memberikan sinyal pada arteri untuk rileks, sehingga menurunkan resistensi terhadap pembuluh darah yang berdampak pada menurunnya tekanan darah.

Akan tetapi manfaat-manfaat tersebut di atas perlu diteliti lebih lanjut.

  1. Mengurangi risiko diabetes

Flavanol dalam coklat hitam dapat mengurangi faktor risiko yang berkaitan dengan resistensi insulin. Efek ini dapat mengurangi risiko diabetes dalam jangka panjang.

  1. Melindungi kulit dari sinar matahari

Komponen bioaktif dalam coklat hitam juga baik untuk kulit. Flavanol dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, memperbaiki aliran darah ke kulit, dan meningkatkan kepadatan dan hidrasi kulit.

  1. Dapat memperbaiki fungsi otak

Coklat hitam juga dapat memperbaiki fungsi otak. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi coklat yang kaya flavanol dapat memperbaiki aliran darah ke otak pada orang dewasa muda. Hal ini dapat menjelaskan mengapa mengkonsumsi coklat hitam setiap hari dapat memperbaiki perhatian, kemampuan belajar verbal, dan memori.

Flavanoid juga dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif pada orang dewasa yang lebih tua yang mengalami gangguan kognitif ringan dan mengurangi kemungkinan perburukan menjadi demensia. Akan tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut.

Selain itu, stimulant dalam coklat hitam juga dapat menjadi alasan mengapa coklat hitam dapat memperbaiki fungsi otak dalam jangka pendek.

Catatan yang Perlu Diperhatikan

Perhatikan dan baca dengan seksama label kemasan coklat hitam yang ingin Anda konsumsi. Pastikan Anda mendapatkan lebih banyak manfaat kesehatannya, bukan hanya gula dan lemak.

Ingatlah juga bahwa semakin pekat coklat, semakin tinggi kandungan stimulannya. Sekitar 56 gram coklat hitam 70% dapat mengandung 50–60 miligram kafein, sekitar separuh dari secangkir kopi.

Jadi, benarkah coklat tidak baik untuk dikonsumsi? Pilihlah coklat dengan bijak, yang bermanfaat untuk kesehatan Anda.

 

 

Referensi:

  • https://www.healthline.com/nutrition/7-health-benefits-dark-chocolate
  • https://www.webmd.com/diet/health-benefits-dark-chocolate