Pemilihan Perawatan Kulit untuk Sikecil Anti Bingung

Kulit berfungsi sebagai pelindung tubuh bagian luar dari paparan zat asing atau pun juga Sinar UV . Struktur kulit bayi dan dewasa memiliki struktur yang sama , tapi penting untuk diketahui orang tua  tingkat maturitas fungsinya tidak sama. Kulit bayi , terutama yang baru lahir sangat halus , lembut dan belum diproteksi secara maksimal oleh sistem imunitas tubuh.

Oleh karena itu , orang tua biasanya sangat berhati-hati dalam pemilihan produk yang akan digunakan sikecil dan akhirnya bingung , karena pada zaman sekarang banyak sekali produk kulit unntuk sikecil beredaran dipasaran seperti moisturizer , cologne , sabun , dsb .

Berikut tips terpenting dalam perawatan kulit si kecil.

Waktu Mandi, Penggunaan Sabun dan Sampo Bayi

  1. Mandi sebaiknya dilakukan setiap hari dengan suhu ruangan >25°C, suhu air 37°C dan tidak lebih dari 5 menit.
  2. Gunakan sabun bayi ringan yang sesuai dengan pH netral kulit (5,5) dengan kandungan parfum dan pewarna yang seminimal mungkin untuk menghindari reaksi sensitisasi. Bahan di dalam sabun juga harus diperhatikan. Jangan menggunakan sabun dengan antiseptik (fenol, kresol), deodoran (triklosan, heksaklorofen) maupun sabun yang mengandung detergen seperti sodium lauryl sulphate (SLS) yang dapat menimbulkan iritasi maupun sodium laureth sulphate (SLES) yang beracun bila terserap kulit si kecil.
  3. Baik sabun maupun sampo bayi umumnya mengandung beberapa jenis surfaktan sebagai bahan pembersih. Untuk sampo, pilihlah bahan surfaktan yang aman untuk mata seperti cocamidopropyl betaine atau natrium lauril propinat.

Pemakaian Sunscreen pada bayi dan anak perlukah ?

Paparan sinar matahari yang berlebihan terutama sinar ultraviolet dapat menyebabkan berbagai masalah kulit dan bahkan berisiko menjadi kanker kulit .

Untuk itu , pemakaian sunscreen yang tepat dan aman sangat direkomendasikan untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari . Pemakaian sunscreen ini aman sejak usia bayi lebih dari 6 bulan .

Aplikasikan sunscreen secara merata di seluruh kulit yang terpapar sinar matahari sekitar 15-30 menit sebelum beraktivitas diluar ruangan dan berenang pada wajah , punggung tangan dan kaki, ujung telinga dan belakang leher.

Jika anak berkeringat ataupun pada saat berenang , boleh diulang setiap 2 jam sekali .

Apabila bayi kurang dari 6 bulan dan tidak dapat menghindari pajanan matahari , pakaikanlah sunscreen dengan SPF 15 hanya di bagian pipi dan punggung tangan saja .

Rekomendasi IDAI dalam pemilihan sunscreen , yaitu :

Pilihlah sunscreen dengan SPF minimal 30 , perlindungan broad spectrum dan waterproof , jenis sunscreenya adalah “physical sunscreen yang mengandung titanium oxide atau zinc oxide”.

Hindari sunscreen yang mengandung bahan berbahaya seperti paraben , oksibenzone , dan octinoxate .

Berdasarkan studi , bahan-bahan diatas tersebut dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan reaksi alergi .

Selain penggunaan sunscreen , ada baiknya juga menggunakan pelindung lain dengan cara , menggunakan baju yang nyaman dan menutupi badan , menggunakan payung atau menggunakan sesuatu topi berdaun lebar .

Penggunaan Minyak dan Parfum

  1. Orang tua seringkali mengoleskan minyak, seperti minyak telon dan minyak kayu putih pada bayinya. Kedua jenis minyak ini bekerja dengan cara memperlebar pembuluh darah lokal sehingga timbul sensasi hangat dan sedikit mengurangi nyeri. Akan tetapi, kelompok minyak ini tergolong dalam bahan iritan sehingga pemakaian berlebih dapat menimbulkan ruam kulit.
  2. Penggunaan parfum, baby cologne dan bahan kimia lainnya sebaiknya dihindari pada usia-usia awal karena pada dasarnya kulit bayi mudah menyerap bahan yang dioleskan pada kulit dan mudah teriritasi. Pada dasarnya pakaian bayi dapat dicuci bersama dengan pakaian orang dewasa, namun pastikan bahwa deterjen yang digunakan bebas dari parfum dan zat pewarna.

Penggunaan Pelembab

Pelembab berfungsi untuk mencegah kulit kering dan memperbaiki barier kulit yang rusak. Pilihlah pelembab berbentuk krim tanpa parfum. Aplikasikan pelembab minimal 2x sehari setelah mandi atau lebih sering bila cuaca dingin, kering atau bayi mengalami eksema.  

Pemilihan obat anti nyamuk

Dalam memilih jenis obat nyamuk, orang tua haru selektif dan teliti melihat kandungan aktif apa yang terkandung. Umumnya jenis obat nyamuk oles terbagi menjadi 2 kategori, yaitu bahan kimia sintetik dan minyak esensial tanaman.

  • Bahan kimia sintetik yang aman untuk anak antara lain :  DEET dan permetrin (untuk anak >2 bulan) dan picaridin (usia >2 tahun)
  • Minyak esensial tanaman yang diperbolehkan antara lain: Minyak citronella / minyak serai (untuk anak >2 tahun) dan lemon eucalyptus extract (usia >3 tahun).

Perlu diingat bahwa aplikasi di kulit harus setipis mungkin, dan hindari daerah wajah serta telapak tangan. Pastikan pula ada pembatasan frekuensi pemakaian dan anak tidak boleh mengoles sendiri. 

 

 

 

 

 

 

Referensi :

  • https://www.idai.or.id
  • https://tentanganak.com