Cara Mengatasi Computer Vision Syndrome

Meningkatnya aktivitas menggunakan komputer atau layar monitor lainnya dalam kehidupan sehari-hari dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan , terutama pada mata yang disebut Computer Vision Syndrome .

Computer Vision Syndrome atau sering disebut sindroma mata lelah merupakan sekumpulan gejala yang dirasakan pada mata dan leher .

Hal ini disebabkan oleh pekerja yang terus menerus bekerja didepan layar komputer dalam jangka waktu yang lama disertai dengan posisi kerja yang tidak ergonomis , sehingga menyebabkan mata bekerja terlalu keras dan menimbulkan gejala Computer Vision Syndrome .

Gejala yang ditimbulkan , seperti :

  • Penglihatan kabur 

  • Penglihatan ganda

  • Mata kering dan merah

  • Sakit kepala

  • Nyeri pada leher atau punggung

Bagaimana cara pencegahan Computer Vision Syndrome ?

Keluhan yang ditimbulkan oleh Sindroma Mata Lelah ini , dapat dicegah dengan cara merubah posisi bekerja yang lebih ergonomis .

Dalam praktiknya , ergonomi memiliki beberapa fokus utama yang disebut prinsip ergonomi, yaitu:

  • Postur yang benar saat bekerja
  • Peralatan kerja yang sesuai
  • Desain lingkungan kerja yang optimal

Posisi yang Ergonomis Bekerja didepan Komputer :

"Posisi yang baik saat bekerja"

sumber : healthandbalance.com.au

  1. Atur pencahayaan komputer . Usahakan pencahayaan tidak terlalu terang maupun terlalu redup. Jika anda tidak menemukan cara meminimalkan silau dari pencahayaan pertimbangkan penggunaan layar anti silau . Pastikan pencahayaan diruang anda juga cukup memadai .
  2. Atur jarak penglihatan anda ke komputer , jarak yang ideal adalah 40-75 cm.
  3. Atur posisi duduk . Posisikan tempat duduk anda senyaman mungkin . Boleh menggunakan bantalan yang nyaman yang pas dengan badan. Ketinggian kursi harus disesuaikan sehingga kaki bertumpu rata di lantai. Posisi lengan harus disesuaikan saat mengetik dan pergelangan tangan tidak boleh bertumpu pada keyboard saat mengetik. Posisi punggung diharapakan selalu dalam posisi tegap dan tidak membungkuk.
  4. Istirahat Mata . Ikuti aturan 20-20-20 , yang mana artinya adalah mengalihkaan pandangan setiap 20 menit atau lebih , lihatlah sesuatu yang berjarak 20 kaki selama 20 detik. Dengan mengikuti aturan ini anda dapat menjadi lebih fokus kembali .
  5. Berkedip . Untuk meminimalkan gejala mata kering , usahakan untuk selalu berkedip , dengan berkedip dapat menjaga permukaan mata tetap lembab

 

"20-20-20 Rule"

Sumber : optography.org

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Referensi :

  • American Optometric Assosiation . Computer Vision Syndrome .
  • Penn Medicine . Computer Vision Syndrome .
  • WebMD . Computer Vision Syndrome . 2021