Dermatitis Perioral
Dermatitis Perioral adalah suatu penyakit kulit yang ditandai oleh adanya beruntus-beruntus merah di sekitar mulut.
Penyebab Dermatitis perioral
Penyebabnya tidak diketahui.
Dermatitis perioral terutama menyerang wanita yang berusia 20-60 tahun dan bisa muncul setelah pemakaian salep kortikosteroid di wajah untuk mengobati suatu penyakit.
Gejala Dermatitis perioral
Dermatitis perioral bisa sangat menyerupai jerawat atau rosasea. Di antara batas bibir dengan ruam kulit biasanya dipisahkan oleh daerah kulit yang normal.
Bisa terasa sangat gatal dan bahkan sampai menyengat. Di sekitar bibir tampak beruntus-beruntus kecil kemerahan. Kadang beruntus-beruntus tersebut membentuk plak (daerah kemerahan yang menonjol) atau bercak (daerah kemerahan yang mendatar).
Diagnosis Dermatitis perioral
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
Penanganan Dermatitis perioral
Orang-orang dengan dermatitis perioral harus berhenti menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dan juga krim atau salep kortikosteroid pada kulit.
Dokter bisa memberikan krim atau gel antibiotik yang dioleskan ke kulit sampai ruam menghilang (misalnya krim yang mengandung erythromycin). Jika gangguan yang terjadi bersifat berat, maka bisa digunakan antibiotika secara per oral (diminum).
Dokter Spesialis
Untuk informasi atau penanganan penyakit ini, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.