Informasi Penyakit

Osteokondrosis

dr. VIDYA HARTIANSYAH
1 Juli 2026
Osteokondrosis

Osteokondrosis

dr. VIDYA HARTIANSYAH
1 Juli 2026

Osteokondrosis adalah sekumpulan penyakit yang menyerang lempengan pertumbuhan tulang (bagian tulang tempat terjadinya pertumbuhan) pada anak-anak.

Osteokondrosis menyebabkan kelainan pada pertumbuhan tulang dan kelainan bentuk tulang. Ada beberapa jenis osteokondrosis berdasarkan tulang yang terkena:

  • Penyakit Legg-Calve-Perthes, mengenai tulang paha
  • Penyakit Osgood-Schlatter, mengenai tulang kering
  • Penyakit Scheuermann, mengenai tulang belakang
  • Penyakit tulang Kohler, mengenai tulang navikulare di kaki

 


Penyebab Osteokondrosis

Penyebab Osteokondrosis

Ada berbagai faktor yang diduga merupakan penyebab potensial dari osteokondrosis, baik secara tunggal maupun kombinasi, yaitu :

  • Predisposisi genetik
  • Faktor lingkungan
  • Trombosis
  • Trauma akut atau berulang
  • Emboli
  • Kekurangan mineral tembaga
  • Infeksi
  • Faktor mekanis

Gejala Osteokondrosis

Gejala Osteokondrosis

Gejala-gejala yang muncul pada osteokondrosis tergantung dari tempat terkena dan keparahan gangguan yang terjadi.

Rasa nyeri yang terlokalisir pada tempat terjadinya osteokondrosis bisa muncul pada tahap awal. Namun, penderita lebih sering tidak mengalami gejala. Gejala biasanya baru muncul pada tahap lanjut, setelah terjadi disabilitas. Rasa nyeri yang tidak spesifik pada tulang dan sendi seringkali terjadi pada anak-anak saat mengalami percepatan pertumbuhan, dan banyak diantaranya yang merupakan osteokondrosis.

Gejala-gejala yang dapat ditemukan pada osteokondrosis antara lain :

  • Nyeri yang terlokalisir
  • Keterbatasan dalam menggerakkan sendi yang terkena
  • Adanya pembengkakan
  • Gangguan dalam cara berjalan (ketika penyakit mengenai tungkai bawah)

Gambaran tahap lanjut dari osteokondrosis bisa berupa adanya kelainan bentuk dan gangguan pertumbuhan, misalnya kifosis (punggung membungkuk) pada penyakit Scheuermann.


Kapan harus ke Dokter?

Konsultasikan dengan dokter bila anak memiliki keluhat nyeri sendi atau tulang yang:

  • semakin lama semakin memburuk
  • dirasakan sangat berat
  • mengganggu aktivitas sehari-hari
  • menyebabkan anak pincang yang menetap

 

 

 


Diagnosis Osteokondrosis

Diagnosis Osteokondrosis

Sebagian besar osteokondrosis pertama kali dipastikan dengan pemeriksaan foto sinar-x. Meskipun pemeriksaan radiologi lainnya (misalnya MRI) bisa membantu dalam identifikasi awal penyakit, tetapi biasanya jarang dilakukan, karena penderita umumnya belum bergejala pada tahap awal penyakit.


Penanganan Osteokondrosis

Pengobatan Osteokondrosis

Tujuan terapi osteokondrosis pada sendi yang paling penting dari adalah membuat sendi bisa bergerak dengan baik dan tanpa rasa sakit. Prinsip dasar terapi osteokondrosis antara lain :

  • Melindungi dan mencegah terjadinya trauma tambahan
  • Mencegah terjadinya deformitas sekunder
  • Memfasilitasi proses penyembuhan tulang

Trauma tambahan bisa dicegah dengan cara mengistirahatkan bagian tubuh yang terkena dan menghindari olahraga yang kompetitif. Obat penghilang rasa nyeri bisa digunakan untuk membantu mengatasi rasa nyeri yang ada.

Untuk mencegah terjadinya deformitas dan mengurangi stress mekanis pada sendi, dapat dilakukan beberapa hal berikut :

  • Gunakan penyangga (brace)
  • Kurangi beban tubuh
  • Melakukan fisikoterapi dan latihan khusus, misalnya untuk orang-orang dengan penyakit Scheuermann

Untuk membantu penyembuhan tulang (reossifikasi) bisa diberikan supplemen kalsium dan multivitamin.

Terapi bedah biasanya dilakukan jika :

  • Terapi konservatif tidak efektif atau gagal
  • Pembedahan diperlukan untuk membantu proses penyembuhan atau untuk perbaikan kosmetik

Komplikasi Osteokondrosis

Osteokondrosis kadang dapat menyebabkan nyeri sendi kronis atau artritis.Legg-Calve-Pethés disease dapat menyebabkan kelainan bentuk kepala tulang femur, yang berisiko menyebabkan:

  • robekan labral
  • diskrepansi panjang tungkai
  • artritis panggul

Osgood-Schlatter jarang menyebabkan komplikasi jangka panjang, akan tetapi sebagian anak dapat terus menerus merasa sakit yang berlangsung hingga dewasa, atau memiliki benjolan tulang di bawah tulang kering.

 

 


Prognosis Osteokondrosis

Osgood-Schlatter seringkali hilang dengan sendirinya, tetapi memerlukan waktu beberapa bulan. Sekitar 10% penderitanya memiliki gejala sampai dewasa. Sekitar separuh penderita penyakit Legg-Calve-Perthés tidak memiliki komplikasi jangka panjang. Sebagian lainnya dapat mengalami disabilitas di usia 4 - 50 tahun dan memerlukan penggantian panggul di usia 60 - 70 tahun.


Dokter Spesialis

Untuk informasi atau penanganan penyakit ini, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.


Pencegahan Osteokondrosis

Belum diketahui dengan jelas cara mencegah kondisi ini. Akan tetapi mengikuti program latihan yang benar dan menhindari latihan berlebihan dapat membantu atlet anak mencegah masalah sendi.

 

 

 


Referensi

Referensi :

  • American Family Physician. Osteochondrosis : Common Causes of Pain in Growing
  • Bones. 2011. www.aafp.org
  • V, Manish K. Osteochondrosis. Medscape. 2011.
  • www.healthline.com. What’s the Difference Between Osteochondrosis and Osteochondritis Dissecans?. 2024.
Copyright 2026 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa
Copyright 2026 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa