Informasi Produk Terkait Digestan

Urutkan :

Artikel Produk Terkait " Digestan "


# Obat dan Suplemen Enzim Pencernaan

Oleh : Bekti

Obat dan suplemen enzim pencernaan

Sumber : aesgp.eu

 

Sering merasakan seperti ada gas didalam perut, kembung dan mual setiap habis makan?  atau rutin mengalami konstipasi atau diare?. Bila jawabannya adalah iya, maka bisa jadi tengah mengalami masalah pencernaan. Masalah pencernaan sering dialami oleh banyak orang, dan untuk mengatasinya sering kali mereka mengkonsumsi obat dan suplemen enzim pencernaan.

Enzim pencernaan sendiri berfungsi untuk memecah makanan menjadi bentuk yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Sebenarnya tubuh sendiri mengeluarkan enzim pencernaan untuk mencerna makanan. Mulai dari mulut saat kita mengunyah makanan hingga ke saluran pencernaan.

Enzim pencernaan yang paling utama adalah protease yang berfungsi untuk memecah protein, lipase yang berfungsi untuk memecah lemak dan amilase yang berfungsi untuk memecah karbohidrat (tepung dan gula). Enzim-enzim tersebut diproduksi oleh kelenjar yang berada di mulut, lambung, usus kecil, kandung empedu dan pankreas.

Tetapi ketika karena satu dan lain hal, kelenjar-kelenjar tersebut tidak berfungsi dengan baik atau mengalami kerusakan, maka fungsi pencernaan tubuh bisa terganggu dan dapat menyebabkan timbulnya gejala-gejala seperti yang telah disebutkan di atas. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai fungsi dari enzim pencernaan serta manfaat dari obat dan suplemen enzim pencernaan bisa dilihat pada artikel berikut ini.

 

Manfaat Enzim Pencernaan

Enzim pencernaan memainkan peranan penting dalam memecah makanan yang kita konsumsi. Protein ini mempercepat reaksi kimia yang merubah nutrisi menjadi zat yang bisa diserap oleh saluran pencernaan. Enzim pencernaan bisa ditemui di berbagai organ yang bertugas untuk mengolah makanan yang masuk.

Mulai dari air liur di mulut, kandung empedu, pankreas dan hati hingga ke sel di permukaan usus mengandung enzim untuk pencernaan. Enzim pencernaan dibedakan berdasarkan jenisnya, dimana tiap jenis menargetkan zat yang berbeda. Seperti misalnya amilase yang bertugas untuk memecah karbohidrat dan tepung, kemudian protease yang bertugas untuk memcah protein dan lipase yang bertugas untuk memecah lemak.

 Jika tubuh tidak memproduksi enzim pencernaan dalam jumlah yang cukup, maka tubuh tidak akan bisa mencerna makanan dengan baik. Akibatnya akan timbul gejala seperti sakit perut, diare, kembung atau gejala-gejala lainnya.

Beberapa gangguan pencernaan membuat tubuh tidak bisa memproduksi cukup enzim pencernaan, seperti misalnya pada:

1. Intoleransi laktosa

Hal ini terjadi ketika usus kecil tidak memproduksi cukup enzim lactase, yaitu enzim yang bertugas untuk memecah gula alami dari susu (laktosa). Akibat kekurangan lactase ini maka laktosa dari produk susu yang dikonsumsi akan langsung menuju ke usus besar, bukannya diserap terlebih dahulu oleh tubuh. Laktosa yang bercampur dengan bakteri di usus besar itu dapat menimbulkan gejala yang membuat perut terasa tidak nyaman.

2.  Exocrine pancreatic insufficiency (EPI)

Hal ini terjadi ketika fungsi pankreas berkurang akibat beberapa hal, seperti misalnya terjadi peradangan pada pankreas (pankreatitis), terdapat kanker pada pankreas, atau terjadi cystic fibrosis, yaitu kondisi genetik yang merusak paru-paru, sistem pencernaan dan organ tubuh lainnya. Untuk mengatasi EPI, dokter akan menyarankan perubahan gaya hidup seperti misalnya: berhenti merokok, menghindari konsumsi alkohol, konsumsi makanan yang rendah lemak serta mengkonsumsi suplemen vitamin dan mineral. Selain itu pemberian obat-obatan juga bisa memperbaiki gejala yang dialami.

 

Sebenarnya selain diproduksi oleh tubuh, berbagai enzim pencernaan juga bisa ditemukan secara alami pada berbagai jenis makanan, termasuk diantaranya sayur dan buah-buahan. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang mengandung enzim pencernaan:

  • Madu, terutama jenis madu mentah mengandung enazim amilase dan protease.
  • Mangga dan pisang mengandung enzim amilase, yang juga juga berfungsi untuk mematangkan buah.
  • Pepaya juga mengandung enzim protease yang disebut dengan papain.
  • Alpukat mengandung enzim pencernaan lipase.
  • Sauerkraut atau sayur kol fermentasi juga mengandung enzim pencernaan yang terjadi saat proses fermentasinya.

 

Obat dan Suplemen Enzim Pencernaan

Suplemen enzim pencernaan yang beredar di pasaran menjanjikan beragam manfaat, mulai dari mengatasi perut kembung dan heartburn, hingga menyehatkan lambung. Tetapi menurut Dr. Kyle Staller, seorang gastroenterologist di Harvard-affiliated Massachusetts General Hospital, tidak semua masalah pencernaan bisa ditangani dengan menggunakan suplemen enzim pencernaan.

Pengganti enzim pencernaan ada yang berupa obat enzim pencernaan yang harus dibeli dengan menggunakan resep dokter, ada juga yang berupa suplemen enzim pencernaan dan bisa dibeli dengan bebas. Untuk obat yang harus dibeli dengan resep dokter, biasanya mengandung pancrelipase, yaitu campuran dari enzim pencernaan amilase, protease dan lipase serta mempunyai pelapis khusus pada tabletnya sehingga bisa melewati asam lambung untuk menuju ke usus kecil. Biasanya enzim ini berasal dari pankreas hewan (bisa dari babi, sapi atau domba). Kemudian karena obat ini harus melalui uji klinis untuk mengetahui manfaatnya, sehingga efektivitasnya telah diketahui untuk mengatasi kekurangan enzim pencernaan.

Sedangkan untuk suplemen enzim pencernaan, yang bisa dibeli bebas biasanya berasal dari tanaman, seperti misalnya buah-buahan, ragi atau jamur. Contohnya adalah bromelain yang berasal dari buah nanas, papain yang berasal dari buah papaya serta lactase yang didapat dari ragi atau jamur yang telah dimurnikan. Kemudian untuk efektivitasnya, biasanya tidak banyak diketahui karena tidak dilakukan uji penelitian untuk membuktikannya.

Untuk orang yang kekurangan enzim pencernaan akibat adanya masalah kesehatan seperti misalnya pankreatitis kronis atau cystic fibrosis, maka dokter akan meresepkan tablet untuk menggantikan kekurangan enzim yang diproduksi oleh tubuh.

Selain itu untuk penderita intoleransi laktosa, dengan mengkonsumsi suplemen yang mengandung lactase bisa membantu mengontrol intoleransi laktosanya. Kemudian bagi yang sering mengalami kembung apabila mengkonsumsi kacang-kacangan, dengan mengkonsumsi suplemen yang mengandung alpha-galactosidase bisa membantu mencerna gula yang terdapat dalam kacang-kacangan.

Tetapi bagi penderita masalah pencernaan lainnya seperti misalnya heartburn atau sindrom iritasi usus besar, sedikit sekali bukti penelitian yang menunjukkan bahwa mengkonsumsi obat dan suplemen enzim pencernaan bisa membantu mengatasi gejala yang dirasakan. Oleh karena itu sebaiknya jangan menganggap obat dan suplemen enzim pencernaan sebagai solusi untuk mengatasi semua masalah pencernaan.

Sebaiknya berkonsultasi ke dokter dahulu bila mengalami masalah pencernaan, sehingga bisa diketahui penyebab dari masalah tersebut dan diberikan penanganan yang tepat. Tetapi bila tidak mempunyai masalah kesehatan yang serius dan ingin mencoba suplemen enzim pencernaan, maka bisa saja dikonsumsi asalkan penggunaannya tetap sesuai dengan anjuran pemakaian yang tertera.

Medicastore adalah apotik online dengan fasilitas layanan lengkap, yang melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia (berdasar peraturan penjualan obat yang berlaku). Kami menjual berbagai jenis produk kesehatan dengan harga yang bersaing, termasuk diantaranya obat dan suplemen enzim pencernaan.

 

Sumber:

1. health.com

2. webmd.com

 3. health.harvard.edu


apotek online medicastore
WhatsApp ×
Halo pelanggan Medicastore, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 16:00 WIB
Sabtu : 08:00 - 13:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
..................................................................