Metrix 2 mg Tablet
Rp 7.362,00 / TABLET
Metrix 2 mg Tablet
Konsultasi dengan dokter kami untuk mendapatkan resep obat ini. GRATIS

Gratis konsultasi dengan dokter kami untuk mendapatkan resep obat ini
Metrix 2 mg Tablet merupakan obat dengan kandungan zat aktif tiap tablet mengandung Glimepiride 2 mg dalam bentuk tablet yang mempunyai efek kerja sebagai obat untuk diabetes mellitus tipe 2 atau non-insulin-dependent (type II) diabetes melitus (NIDDM) dimana kadar glukosa darah tidak dapat hanya dikontrol dengan diet dan olahraga saja.
Hati-hati Metrix pada pasien dengan risiko hipoglikemia, (Detail informasi dalam kolom perhatian).
Apabila tidak terjadi perbaikan atau terdapat efek samping segera hubungi dokter.!
Tipe Produk
Tiap tablet mengandung : Glimepiride 2 mg
Lihat Selengkapnya  
Obat untuk diabetes mellitus tipe 2 atau Non-Insulin-Dependent (type II) Diabetes Melitus (NIDDM) dimana kadar glukosa darah tidak dapat hanya dikontrol dengan diet dan olahraga saja.
Dosis
- Dosis awal : 1 x sehari 1-2 mg.
- Dosis pemeliharaan: 1 x sehari 1-4 mg. Dosis maksimum : 1 x sehari 8 mg.
- Pada saat pemberian telah mencapai dosis 2 mg maka kenaikan dosis tidak boleh melebihi 2 mg dengan interval 1-2 minggu tergantung dari respons gula darah.
Efek Samping
Kontra Indikasi
- Hipersensitivitas
- Pasien Ketoasidosis Diabetik, dengan atau tanpa koma
- Diabetes Mellitus tipe 1, Diabetik Ketoasidosis, prekoma atau koma Diabetikum, Hipersensitif terhadap Glimepirid, Sulfonilurea lain, Sulfonamid.
- Gangguan fungsi hati dan ginjal.
- Hamil dan laktasi.
Perhatian
- Risiko hipoglikemia
- Tidak terkendalinya kadar glukosa darah: Bila seorang pasien, yang kondisi penyakit DM-nya stabil dengan menggunakan regimen antidiabetik tertentu, terpapar stress seperti demam, trauma, infeksi, pembedahan, kadar gluosa darah bisa tidak terkendali. Dalam keadaan seperti ini, dibutuhkan kombinasi insulin dengan glimipiride atau pengobatan tunggal dengan insulin.
- Pentingnya untuk melakukan diet, program olah raga secara teratur dan pemeriksaan glukosa darah secara teratur.
- Glimepiride tidak dianjurkan pada kehamilan.
- Pada ibu menyusui penggunaan glimipiride sebaiknya tidak dilanjutkan.
- Keamanan dan efektivitas pada anak-anak belum diketahui.
- Terjadi potensiasi efek ketika digunakan bersama dengan insulin & antidiabetika lainnya, ACE inhibitor, Allopurinol, anabolik steroid & hormon seks pria, Kloramfenikol, derivat Kumarin, Siklofosfamida, Disopiramida, Fenfluramin, Feniramidol, Fibrat, Fluoksetin, Guanetidin, Ifosfamida, MAO inhibitor, Mikonazol, Asam para-aminosalisilat, Pentoksifilin (pada dosis tinggi secara parenteral), Fenilbutazon, Azapropazon, Oksifenbutazon, Probenesid, Quinolon, Salisilat, Sulfinpirazon, Sulfonamida, Tetrasiklin, Tritoqualin, Trofosfamida.
- Efek melemah ketika digunakan dengan Asetazolamida, Barbiturat, Kortikosteroid, Diazoksida, Diuretik, Epinefrin & Simpatomimetika lainnya, Glukagon, laksantif, Asam nikotinat (pada dosis tinggi), Estrogen & Progesteron, Fenotiazin, Fenitoin, Rifampisin, hormon Tiroid.
- β-bloker mengurangi toleransi glukosa.
Cara Penyimpanan
Simpan obat ditempat yang sejuk ( tidak lebih dari 30°C ) dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Sediaan
Informasi Kemasan
Nomor Izin Edar (NIE)
DKL0311636210B1
Pabrik Farmasi