Kalsirox 250 mg Dispersible Tablet
Rp 1.914.750,00 / BOX
Kalsirox 250 mg Dispersible Tablet
Konsultasi dengan dokter kami untuk mendapatkan resep obat ini. GRATIS

Gratis konsultasi dengan dokter kami untuk mendapatkan resep obat ini
Kalsirox merupakan obat dengan kandungan zak aktif Deferasirox 250 mg dalam bentuk tablet cepat larut yang mempunyai efek kerja sebagai mengatasi kelebihan zat besi kronis akibat transfusi darah (haemosiderosis transfusional) pada β-thalassemia, penyakit sel darah sabit & anemia langka lainnya pada pasien dewasa & pasien ≥6 tahun.
Hati-hati Kalsirox pada pasien dengan kasus gagal ginjal akut, tubulopati ginjal (Detail informasi dalam kolom perhatian).
Apabila tidak terjadi perbaikan atau terdapat efek samping segera hubungi dokter.!
Tipe Produk
Deferasirox 250 mg
Lihat Selengkapnya  
Kelebihan zat besi kronis akibat transfusi darah (haemosiderosis transfusional) pada β-thalassemia, penyakit sel darah sabit & anemia langka lainnya pada pasien dewasa & pasien ≥6 tahun.
Dosis
Dosis awal: 20 mg / kg 1x/hari. Pasien yang menerima RBC > 14 ml / kg/ bulan30 mg/kg dosis awal, <7 ml/kg/bulan 10 mg/kg dosis awal. Pasien kondisi terkontrol dengan terapi deferoxamine ½ dari dosis deferoxamine. Penyesuaian dosis harus disesuaikan dengan respons masing-masing pasien & tujuan terapeutik. Maksimal: 30 mg / kg.
Efek Samping
Kontra Indikasi
Sediaan antasida yang mengandung Alumunium. Hipersensitif. Bersihan kreatinin <40 ml/mnt atau >2 kali dari batas atas normal sesuai usia. High risk myelodysplastic syndrome (MDS) & keganasan pada hematologi & non-hematologis lainnya.
Perhatian
Kasus gagal ginjal akut, tubulopati ginjal; kegagalan hati; ulkus dengan perforasi GI; Sindrom Stevens-Johnson, eritema multiforme, ruam kulit. Monitor nilai serum kreatinin & / atau CrCl sebelum memulai terapi & setiap bulan sesudahnya; serum transaminase, bilirubin & alkaline phosphatase sebelum memulai pengobatan, setiap 2 minggu selama 1 bulan pertama kmdn setiap bulan sesudahnya; serum ferritin setiap bulan. Pasien yang sudah memiliki gangguan ginjal sebelumnya atau menerima produk yang menekan fungsi ginjal; secara bersamaan mengonsumsi obat dengan potensi ulserogenik (OAINS, kortikosteroid, bifosfonat oral) & antikoagulan, dengan jumlah trombosit <50 x 109/L. Lakukan tes untuk proteinuria setiap bulan; pengujian auditory & oftalmik (termasuk fundoscopy) sebelum memulai pengobatan & secara berkala setelahnya (setiap 12 bulan). Terapi dapat diinterupsi jika kadar kreatinin atau transaminase serum meningkat; terjadi sitopenia yang tidak dapat diidentifikasi; serum feritin turun secara konsisten <500 μg / L. Monitor adanya tanda & gejala ulserasi GI & perdarahan; jumlah sel darah. Masalah herediter yang jarang yaitu intoleransi galaktosa, defisiensi laktase berat atau malabsorpsi glukosa-galaktosa. Dapat mengganggu kemampuan mengemudi & menggunakan mesin. Gangguan ginjal & hati. Hamil & laktasi. Pemeriksaan secara berkala terhadap pertumbuhan tubuh & longitudinal pada pasien pediatrik.
Cara Penyimpanan
Simpan obat ditempat yang sejuk ( tidak lebih dari 30°C ) dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Sediaan
Informasi Kemasan
Nomor Izin Edar (NIE)
DKL1904430481A1
Pabrik Farmasi